Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Meutia Lis Irawan, PENGARUH KONSENTRASL BIOAKRIVATOR TIENS GOLDEN HARVEST (TGH) DAN KOMBINASI DOSIS PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRIL). Banda Aceh Fakultas Pertanian,2012

Meutia lis irawan "pengaruh konsentrasi bioaktivator tiens golden harvest (tgh) dan kombinasi dosis pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (glycine max (l.) meril)" di bawah bimbingan nurhayati sebagai pembimbing utama dan ainun marliah sebagai pembimbing anggota. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi bioaktivator tgh dan beberapa dosis pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai, seria untuk mengetahui interaksi antara kedua faktor tersebut. penelitian ini dilaksanckan di lahan balai pengkajian dan teknologi pertanian (bptp) banda aceh, yang berlangsung dari tanggal 19 april sampai dengan 28 juli 2011. bahan yang digunakan dalani penelitian ini berupa benih kedelai varietas anjasmoro dan bioaktivator tgh. penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial 3 x 4 dengan 3 ulangan, sehingga terdapat 12 kombinasi perlakuan dan 36 unit percobaan setiap unit percobaan terdiri dari 6 tanaman sampel. faktor yang diteliti adalah konsentrasi bioaktivator tgh dan kombinasi dosis pupuk anorganik. adapun peubah pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman umur 15, 30, dan 45 hst, jumlah polong per tanaman (buah), jumlah polong bernas per tanaman, berat biji per tanaman, berat l00 biji kering, total bintil akar aktif, dan hasil. hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi bioaktivator tgh berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 15, 30, dan 45 hst, jumlah polong per tanaman, jumlah polong bernas per tanaman, berat biji per tanaman, berat 100 biji kering, total bintil akar aktif, dan hasil. pertumbuhan dan hasil yang lebih baik cenderung dijumpai pada konsentrasi bioaktivator tgh 5 mlth air. dosis pupuk anorganik berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tananan umur 15, 30, dan 45 hst, jumlah polong per tanaman, jumlah polong bernas per tananan, berat biji per tanaman, berat 100 biji kering, total bintil akar aktif, dan hasil. pertumbuhan yang lebih baik cenderung dijumpai pada perlakuan kombinasi dosis pupuk anorganik 50 : l00 : l00, sedangkan hasil yang lebih baik cenderung dijumpai pada perlakuan kombinasi dosis pupuk anorganik 75 : 150 : 50. terdapat interaksi yang tidak nyata antara kousentrasi bioaktivator tgh dengan dosis pupuk anorganik terhadap semua peubah pertumbuhan dan hasil kedelai yang diamati.



Abstract



    SERVICES DESK