Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
CUT RIZA UMMAMI, INVENTARISASI KARBON UNTUK PENGEMBANGAN TRANSPORTASI RENDAH KARBON DI KAWASAN PUSAT KOTA BARU BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik,2024

Konsep net zero emission yang tertuang dalam dokumen perjanjian paris 2015 mengarahkan komitmen indonesia dalam menurunkan emisi gas rumah kaca (grk) sebesar 29% hingga 41% pada tahun 2030. kota banda aceh turut berperan aktif dalam upaya ini, terutama dalam mengurangi emisi dari sektor transportasi yang menjadi sumber utama emisi grk di kota tersebut. pada tahun 2019, emisi sektor transportasi di kota banda aceh meningkat sebanyak 15% dibandingkan tahun 2011. jalan mr. teuku moh. hasan, sebagai jalan utama di kawasan pusat kota baru batoh yang menghubungkan pusat kota banda aceh dengan kabupaten aceh besar dan subkota lainnya menjadi fokus utama dalam penelitian ini. tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung emisi co2 dari aktivitas transportasi dan menghitung jumlah serapan co2 oleh vegetasi jalur hijau di jalan mr. teuku moh. hasan. menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis spasial dengan software arcgis dan analisis deskriptif dalam merumuskan kebijakan pengurangan emisi. penelitian ini melibatkan pengumpulan data primer melalui survei lapangan dan studi literatur. survei lapangan dilakukan untuk mengumpulkan data jumlah kendaraan serta jumlah dan jenis vegetasi pada jalur hijau jalan. hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor transportasi di kawasan pusat kota baru batoh menghasilkan emisi co2 yang signifikan terutama dari kendaraan pribadi dengan total emisi co2 mencapai 7.818,97 ton/tahun, sementara kapasitas daya serap co2 oleh vegetasi belum optimal dalam mengimbangi emisi yang dihasilkan yaitu hanya mampu menyerap 5.143,71 ton/tahun. sehingga terdapat sisa emisi co2 sebesar 2.676,17 ton/tahun. berdasarkan temuan ini, penelitian memberikan rekomendasi kebijakan berdasarkan konsep net zero emission yang mencakup pengoptimalan ruang terbuka hijau (rth) dan pengembangan sistem transportasi umum yang lebih efisien. implementasi kebijakan ini diharapkan dapat membantu kota banda aceh mencapai target emisi nol bersih terutama di kawasan pusat kota baru. kata kunci : inventarisasi, co2, vegetasi, transportasi, kebijakan



Abstract

The Net Zero Emission concept outlined in the 2015 Paris Agreement guides Indonesia's commitment to reducing Greenhouse Gas (GHG) emissions by 29% to 41% by 2030. Banda Aceh actively participates in this effort, particularly in reducing emissions from the transportation sector, which is the main source of GHG emissions in the city. In 2019, transportation sector emissions in Banda Aceh City increased by 15% compared to 2011. Jalan Mr. Teuku Moh. Hasan, as the main road in the New Batoh City Center Area connecting Banda Aceh City Center with other sub-cities and Aceh Besar Regency, is the primary focus of this study. This study aims to calculate CO2 emissions from transportation activities and the amount of CO2 absorption by green belt vegetation on Jalan Mr. Teuku Moh. Hasan. Using a quantitative approach through spatial analysis with ArcGIS software and descriptive analysis in formulating emission reduction policies. This study collecting primary data through surveys and literature studies. Surveys were conducted to collect data on the number of vehicles as well as the amount and type of vegetation on the road's green belt. The results of the study indicate that the transportation sector in the New Batoh City Center Area produces significant CO2 emissions, mainly from private vehicles, with total CO2 emissions reaching 7,818.97 tons/year, while the CO2 absorption capacity by vegetation is not yet optimal to balance the emissions produced, only being able to absorb 5,143.71 tons/year. Therefore, there is a remaining CO2 emission of 2,676.17 tons/year. Based on these, the study provides policy recommendations based on the Net Zero Emission concept, which includes optimizing Green Open Space and developing a more efficient public transportation system. The implementation of these policies is expected to help Banda Aceh City achieved a net zero emission target, especially in the New City Center area. Keywords: Inventory, CO2, vegetation, transportation, policy



    SERVICES DESK