Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Silvia Herlindaningsih, RESPON TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L) PADA ENTLSOL AKIBAT PUPUK 0RGANIK DAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR (FMA). Banda Aceh Fakultas Pertanian,2012

Silvia herlindaningsih, respon tanaman jagung (zea mays l.) pada entisol akibat pupuk onganik dan fungi mikoriza arbuskular (fma) di bawah bimbingan fikrinda sebagai pembimbing utama dan yusnizar sebagai pembimbing anggota. penelitian ini bertujuan mengetahui respon tanaman jagung (zea mays l.) pada entisol akibat pupuk organik dan fungi mikoriza arbuskular. penelitian ini dilaksanakan di desa keneu-cu, kecamatan peukan bade, kabupaten aceh besar, den dilanjutkan di laboratorium kimia tanah dan tanaman dan laboratorium biologi tanah fakultas pertanian uriversitas syiah kuala. penelitian ini dilaksanakan pada januari hingga mei 2011 . penelitian ini menggunakan metode percobann dengan rancangan acak kelompok (rak) pola faktorial. faktor pertama yang diteliti adalah pupuk onganik (p) yang terdiri atas lima taraf yaitu 0 ton ha-i tanpa pupuk organik (po), 10 ton ha-i pupuk kandang (p1), 20 ton ha-i pupuk kandang a>2), 10 ton ha-i kompos jerami padi (p3), 20 ton ha-i kompos jerami padi (p4), faktor kedua yang diteliti adalah fungi mikoriza arbuskular (i) yang terdiri atas dua taraf yaitu tanpa inokulasi fma (1o) dan dengan inokulasi fma (i1) sehingga diperoleh 10 kombinasi perlakuan dengan tiga kali ulangan sehingga diperoleh 30 satuan peroobann. pengamatan dilakukan terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang pada unur 15, 30, dan 45 hari setelah tanam gist), berat basah dan berat kering berangkasan atas umur 45 hst dan persentase akar terinfeksi mikoriza arbuskular pada 45 hst. hasil analisis ragam menunjukkan bahwa pupuk organik berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah darn, pada umur 15, 30, dan 45 hari setelah tanam gist), diameter batang 30 dan 45 hst, berat basah dan berat kering berangkasan atas umur 45 hst dan persentase akar terinfeksi fungi mikoriza ahouskular pada 45 hst tetapi berpengaruh nyata pada diameter batang umur 15 hst. fungi mikoriza arbuskular berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun diameter batang pada umur 15, 30, dan 45 hari setelah tanam (hst), berat basah dan berat kering berangkasan atas umur 45 hst namun berpengaruh sangat nyata terhadap persentase akar terinfeksi fungi mikoriza arbuskular pada 45 hst. tidak terdapat interaksi yang nyata terhadap semua parameter yang diamati akibat pupuk organik dan inokulasi fungi mikoriza arbuskular.



Abstract



    SERVICES DESK