Minyak atsiri yang mengandung komponen kimia kompleks memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri staphylococcus aureus dan staphylococcus epidermidis yang sering menginfeksi kulit manusia. penelitian ini bertujuan untuk melakukan skrining aktivitas antibakteri dari 12 minyak atsiri terhadap kedua bakteri tersebut dan menentukan konsentrasi hambat minimum dari 4 minyak atsiri yang kuat untuk diaplikasikan dalam pembuatan hand body lotion. rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu rancangan acak kelompok (rak) non faktorial, dengan faktor yang diteliti adalah jenis minyak atsiri yang ditambahkan pada formula hand body lotion. analisis yang dilakukan adalah uji organoleptik (hedonik) aroma. hasil penelitian menunjukkan konsentrasi minimum 4 minyak atsiri yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri staphylococcus aureus dan staphylococcus epidermidis adalah minyak atsiri ketumbar, clary sage, kaffir lime, dan kenanga yaitu pada konsentrasi 1%. hasil uji hedonik aroma handbody lotion dengan penambahan minyak atsiri menunjukkan berkorelasi dengan kemampuan antibakteri minyak atsiri. panelis lebih menyukai aroma handbody lotion dengan penambahan minyak kenanga dan minyak ketumbar, dimana kedua minyak atsiri ini memiliki diameter zona hambat lebih tinggi dibandingkan minyak atsiri lainnya. kata kunci: minyak atsiri, senyawa, antibakteri, komposisi kimia
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EKSPLORASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI BERDASARKAN SENYAWA TERPEN/TERPENOID TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS SERTA PEMANFAATANNYA PADA HANDBODY LOTION. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2024
Baca Juga : UJI AKTIVITAS MINYAK ATSIRI PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT) TERHADAP BAKTERI BACILLUS SUBTILIS DAN STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS PENYEBAB BROMODOSIS (Miss Wanhasnah Waenawae, 2023)
Abstract
Essential oils containing complex chemical components have antibacterial activity against Staphylococcus aureus and Staphylococcus epidermidis bacteria which often infect human skin. This study aims to screen the antibacterial activity of 12 essential oils against these two bacteria and determine the minimum inhibitory concentration of 4 strong essential oils for application in making hand body lotion. The design used in this research was a non-factorial Randomized Block Design (RAK), with the factor studied being the type of essential oil added to the hand body lotion formula. The analysis carried out was an organoleptic (hedonic) aroma test. The research results showed that the minimum concentration of 4 essential oils that were able to inhibit the growth of Staphylococcus aureus and Staphylococcus epidermidis bacteria were coriander, clary sage, kaffir lime and ylang ylang essential oils, namely at a concentration of 1%. The hedonic test results of the aroma of handbody lotion with the addition of essential oils show a correlation with the antibacterial ability of essential oils. Panelists preferred the aroma of handbody lotion with the addition of ylang-ylang oil and coriander oil, where these two essential oils have a higher inhibitory zone diameter than other essential oils. Keywors: essential oils, compounds, antibacterial, chemical composition
Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT (Siti Ratna Sari, 2017)