Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi strategi komunikasi dalam penanggulangan klb polio di kabupaten pidie dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. penelitian ini dilakukan di kabupaten pidie dengan melibatkan 3 orang informan yang terkait langsung dengan upaya penanggulangan klb polio. metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terkait. data yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan teori difusi inovasi untuk memahami bagaimana strategi komunikasi diterapkan dalam upaya penanggulangan klb polio di kabupaten pidie. hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi komunikasi dalam penanggulangan klb polio di kabupaten pidie mengalami beberapa tantangan, termasuk kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya vaksinasi, serta adanya isu- isu miskonsepsi dan resistensi terhadap vaksin. namun demikian, strategi komunikasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan pihak terkait berhasil menjangkau sebagian besar masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya imunisasi. penelitian ini memberikan kontribusi bagi pemahaman tentang pentingnya strategi komunikasi yang efektif dalam penanggulangan klb polio, serta menyoroti pentingnya meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam program imunisasi. implikasi dari penelitian ini dapat menjadi dasar untuk perbaikan strategi komunikasi yang lebih efektif di masa depan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit menular seperti polio. kata kunci: klb polio, strategi komunikasi, dinas kesehatan kabupaten pidie, kabupaten pidie
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IMPLEMENTASI STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PENANGGULANGAN KLB POLIO DI KABUPATEN PIDIE. Banda Aceh Fakultas FISIPOL,2024
Baca Juga : DETERMINAN KELENGKAPAN VAKSINASI POLIO PADA SUB PIN POLIO DI KABUPATEN BIREUEN (Rahmi Auliyanti, 2024)
Abstract
This research aims to examine the implementation of communication strategies in the control of polio outbreaks in Pidie District using a descriptive qualitative approach. The study was conducted in Pidie District involving three informants directly related to polio outbreak control efforts. The research method employed was descriptive qualitative, with data collection techniques including in-depth interviews, observation, and analysis of related documents. The collected data were analyzed using the theory of innovation diffusion to understand how communication strategies were applied in the efforts to control polio outbreaks in Pidie District. The results indicate that the implementation of communication strategies in the control of polio outbreaks in Pidie District faced several challenges, including the lack of public understanding of the importance of vaccination and the existence of misconceptions and resistance towards vaccines. However, the communication strategies implemented by the local government and relevant parties succeeded in reaching a significant portion of the population and increasing awareness of the importance of immunization. This research contributes to understanding the importance of effective communication strategies in polio outbreak control and highlights the importance of enhancing public understanding and participation in immunization programs. The implications of this research could serve as a basis for improving more effective communication strategies in the future in efforts to prevent and control infectious diseases such as polio. Keywords: Polio Outbreak, Risk Communication Strategy, Pidie District Health Office, Pidie District
Baca Juga : STRATEGI KOMUNIKASI PELAYANAN DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT IBNU SINA INDRAPURI (M RANDA FAIRUZ, 2019)