Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Nurfarida Toufi Rati, IDENTIFIKASI LAPISAN BATUAN DASAR MENGGUNAKAN RNMETODE SEISMIK REFRAKSI DI DAERAH LAMPASIE ENGKING, KECAMATAN DARUL IMARAH, ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas MIPA Fisika,

Telah dilakukan penelitian menggunakan metode seismik refraksi di daerah lampasie engking, kecamatan darul imarah, aceh besar. penelitian ini dilakukan menggunakan alat seismograf pasi 16s-24p dengan 24 geophone. penelitian ini bertujuan untuk menentukan lapisan batuan dasar bawah permukaan menggunakan nilai kecepatan perambatan gelombang p (primer) berdasarkan data seismik. data yang diperoleh berupa data waktu tempuh gelombang terhadap jarak. data tersebut kemudian diolah menggunakan software seismager untuk memperoleh waktu tiba gelombang dari sumber menuju geophone. pengambilan data lapangan dilakukan pada 3 (tiga) lintasan dengan 7 (tujuh) kali penembakan pada setiap lintasan dengan panjang masing – masing lintasan 46 meter. hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa setiap lintasan terdiri dari 2 (dua) struktur lapisan bawah permukaan berdasarkan perbedaan kecepatan perambatan gelombangnya. lintasan 1 diperoleh nilai kecepatan perambatan gelombang dari 177 m/s – 3.831 m/s diinterpretasikan sebagai lapisan top soil dan lapisan batu gamping. lintasan 2 diperoleh nilai kecepatan perambatan gelombang dari 184 m/s – 3.744 m/s diinterpretasikan sebagai lapisan top soil dan lapisan batu gamping, dan untuk lintasan 3 diperoleh nilai kecepatan perambatan gelombang dari 137 m/s – 542 m/s diinterpretasikan sebagai lapisan top soil dan lapisan pasir jenuh. berdasarkan hasil interpretasi tersebut lokasi daerah penelitian ini terdapat lapisan batuan dasar dan telah mengalami proses pelapukan. kata kunci : seismik refraksi, batuan dasar, software seismager



Abstract

Research has been conducted using the Refraction Seismic method in the Lampasie Engking area, Darul Imarah District, Aceh Besar. This research was conducted using a PASI 16S-24P seismograph with 24 geophones. This study aims to determine the subsurface bedrock layer using the value of P (primary) wave propagation velocity based on seismic data. The data obtained is in the form of wave travel time data against distance. The data is then processed using SeIsmager software to obtain the time of arrival of the wave from the source to the geophone. Field data collection was carried out on 3 (three) tracks with 7 (seven) shootings on each track with a length of 46 meters each. The results of this study show that each track consists of 2 (two) subsurface layer structures based on differences in wave propagation velocity. Track 1 obtained wave propagation velocity values from 177 m/s - 3,831 m/s interpreted as top soil layer and limestone layer. Track 2 obtained wave propagation velocity values from 184 m/s - 3,744 m/s are interpreted as top soil and limestone layers, and for track 3 obtained wave propagation velocity values from 137 m/s - 542 m/s are interpreted as top soil and saturated sand layers. Based on the interpretation results, the location of this research area has a bedrock layer and has undergone a weathering process. Keywords: Refraction Seismic, Bedrock, SeIsmager Soft



    SERVICES DESK