Seorang ibu yang memiliki anak penyintas thalassemia rentan mengalami berbagai perubahan emosional setelah mengetahui hasil diagnosis anak. perubahan tersebut dapat berupa menurunnya tingkat kebahagiaan yang berujung pada perceraian, maupun perubahan ke arah positif yang menggambarkan tingginya kebahagiaan dan kepuasan dalam pernikahan, atau marital satisfaction. faktor penting yang memengaruhi munculnya kepuasan dalam pernikahan adalah ketahanan orang tua (parental resilience), yaitu upaya orang tua dalam beradaptasi secara positif ketika menghadapi situasi tertentu dalam merawat anak dengan gangguan perkembangan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara parental resilience dengan marital satisfaction pada orang tua yang memiliki anak penyintas thalassemia menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. sebanyak 80 ibu yang memiliki anak penyintas thalassemia di aceh dipilih menggunakan teknik quota sampling dan berpartisipasi dalam pengisian kuesioner parental resilience elements questionnaire (preq) dan skala enrich marital satisfaction scale (ems). hasil analisis data menunjukkan nilai (r) = 0.056 dan (p) = 0.621 (p > 0.05), yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara parental resilience dengan marital satisfaction pada orang tua yang memiliki anak penyintas thalassemia. temuan ini menunjukkan bahwa parental resilience tidak memiliki pengaruh signifikan pada marital satisfaction dan kemungkinan adanya faktor-faktor lain yang berperan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN ANTARA PARENTAL RESILIENCE DENGAN MARITAL SATISFACTION PADA ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK PENYINTAS THALASSEMIA. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2024
Baca Juga : HUBUNGAN ANTARA COUPLE RESILIENCE DENGAN KEPUASAN PERNIKAHAN INDIVIDU PADA PERIODE AWAL PERNIKAHAN (INTAN MAULISA, 2024)
Abstract
A mother with a child who is a thalassemia survivor is vulnerable to experiencing various emotional changes after receiving the child's diagnosis. These changes can include a decrease in happiness that may lead to divorce, or positive changes that reflect high levels of happiness and marital satisfaction. An important factor influencing marital satisfaction is parental resilience, which refers to the efforts of parents to adapt positively when facing certain situations while caring for a child with a developmental disorder. This study aimed to examine the relationship between parental resilience and marital satisfaction among parents of survivors of thalassemia using a quantitative correlational approach. Eighty mothers with thalassemia survivor children in Aceh were selected using quota sampling and participated in completing the Parental Resilience Elements Questionnaire (PREQ) and the ENRICH Marital Satisfaction Scale (EMS). The data analysis results showed a correlation value of (r) = 0.056 and (p) = 0.621 (p > 0.05), indicating that there was no significant relationship between parental resilience and marital satisfaction among parents of children with thalassemia. These findings suggest that parental resilience does not have a significant impact on marital satisfaction, and that there may be other factors at play.
Baca Juga : ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS HIDUP PENDERITA THALASSEMIA ANAK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Dara Purnamasari, 2023)