Abstrak agus suarni ms (2024).kesantunan berbahasa dalam tuturan anies baswedan. kesantunan berbahasa menjadi sorotan pentingbagi tokoh publik ketika berinteraksi di media sosial seperti youtube. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa dalam tuturan anies baswedan.penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. data penelitian ini diperoleh dari tuturan anies baswedan yang mengandung maksim kesantunan geoffrey leech.metode dan teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan metode simak dan teknik catat.adapun teknik analisis data yang digunakan yakni: 1) mengelompokan data tuturan berdasarkan klasifikasi dari tiap-tiap maksim kesantunan; 2) menganalisis temuan berdasarkan klasifikasi dari tiap-tiap maksim kesantunan; 3) menyimpulkan hasil temuan-temuan berdasarkan klasifikasi dari tiap-tiap maksin kesantunan. berdasarkan hasil penelitian, ditemukan74 tuturan yang terdiri atas: 26 tuturan maksim kearifan, 10 tuturan maksim kedermawanan, 26 tuturan maksim pujian, 12 tuturan maksim kerendahan hati, 3 tuturan maksim kesepakatan. adapun maksim kesimpatian tidak ditemukan dalam penelian ini.kemungkinan maksim kesimpatian juga tidak muncul karena tidak ada pertanyaan dari lawan tutur yang mengarah pada maksim kesimpatian. anies baswedan memiliki kecenderungan menggunakan maksim kearifan dan pujian. hal ini menunjukkan bahwa anies baswedan memaksimalkan keuntungan untuk orang lain dan meminimalkan keuntungan bagi dirinya sendiri serta memaksimalkan rasa hormat kepada orang lain. prinsip kesantunan berbahasa geoffrey leech yang dijumpai dalam tuturan anies baswedan pada media sosial youtube dominan mengunakan maksim kearifan dan pujian sehingga dapat menjadi contoh bagi para pengguna media sosial lainnya. kata kunci: pragmatik, kesantunan berbahasa, maksim kesantunan leech, anies baswedan, youtube.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM TUTURAN ANIES BASWEDAN. Banda Aceh ,2024
Baca Juga : KESANTUNAN BERBAHASA DI KALANGAN MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Putri Maulidar, 2022)
Abstract
ABSTRACT Agus Suarni MS (2024).The Language Politeness in Anies Baswedan's Speeches. The Language Politeness becomes the essencial point of view of Public figures in media social such as YouTube. This study aims to describe the language politeness of Anies Baswedan. It has applied descriptive qualitative approach. The Data for this study obtained from Anies Baswedan speech that contains Geoffrey Leech’s maxim politeness.. The Data collection was conducted by using listening and note-taking techniques. The data analysis technigue were, : 1) classifying the speeches data according to classification of each politeness maxim; 2) analyzing the funding data based on each politeness; 3) summarizing the fundings accordance with the classification form each politeness maxim. It was analyzed through three stages: grouping and analyzing data, as weel as concluding the research findings. Based on the research results, there were 74 statements comprising: 26 statements of the maxim of wisdom, 10 statements of the maxim of generosity, 26 statements of the maxim of praise, 12 statements of the maxim of modesty, 3 statements of the maxim of agreement. The maxim of sympathy was not found in this research. It is possible that the maxim of sympathy did not arise due to none of question from the interlocutor leads to it. Anies Baswedan tends to use the maxims of wisdom and praise, demonstrating that he maximizes benefits for others and minimizes benefits for himself while maximizing respect towards others. Geoffrey Leech's politeness principles found in Anies Baswedan's speech on YouTube social media predominantly use the maxims of wisdom and praise so that they can be an example for other social media users. Keywords: Pragmatics, Linguistic Politeness, Leech's Politeness Maxims, Anies Baswedan, YouTube.
Baca Juga : KESANTUNAN BERBAHASA PADA DEBAT KANDIDAT CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI ACEH BARAT TAHUN 2024 DI SALURAN YOUTUBE KOMPAS TV (SISKA DWI MEIDAR, 2025)