Gampong lampisang merupakan sebuah daerah dengan mayoritas pekerjaanya adalah petani padi. namun saat ini, petani di gampong lampisang di dominasi oleh petani berusia senja. mayoritas generasi muda tidak memiliki keinginan untuk bekerja sebagai petani. hal ini akan berdampak pada krisis regenerasi petani padi di gampong lampisang. tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyebab memudarnya regenerasi petani padi di gampong lampisang dan mengetahui peran pranata keluarga untuk mempertahankan regenerasi petani muda. penelitian ini menggunakan teori pilihan rasional oleh james s coleman. metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. informan dalam penelitian ini terdapat 7 orang petani, 9 orang anak petani, 1 orang aparatur gampong, dan 1 orang staf bpp (balai penyuluhan pertanian. teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. sumber data di peroleh dari data primer dan sekunder. hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa terdapat beberapa penyebab minimnya regenerasi petani di gampong lampisang yaitu 1) gengsi pada anak petani, 2) dorongan dari orang tua untuk tidak bertani, 3) minimnya penghasilan dari pertanian dan tingginya resiko gagal panen. untuk mempertahankan eksistensi regenerasi petani padi, keluarga berperan besar dalam hal berikut 1) mengajak, 2) memberi nasehat, 3) memberi pengalaman, 4) memberi wawasan, dan 5) memotivasi anak-anak mereka untuk menumbuhkan minat bertani pada mereka. namun, hal ini tidak mengubah tindakan dari generasi muda yang lebih memilih bekerja di sektor non-pertanian. oleh karena itu keberlanjutan usaha pertanian padi di gampong lampisang menjadi terancam. kata kunci: petani, pilihan rasional, regenerasi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
MEMUDARNYA REGENERASI PETANI DI GAMPONG LAMPISANG KECAMATAN PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Sosiologi,2024
Baca Juga : PROSPEK USAHA HOME INDUSTRI KUE TRADISIONAL ACEH DI DESA LAMPISANG KECAMATAN PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR (Idawahyuni, 2021)
Abstract
Gampong Lampisang is an area where the majority of workers are rice farmers. However, currently, farmers in Gampong Lampisang are dominated by older farmers. The majority of the younger generation have no desire to work as farmers. This will have an impact on the regeneration crisis of rice farmers in Gampong Lampisang. The aim of this research is to determine the causes of the waning regeneration of rice farmers in Gampong Lampisang and to determine the role of family institutions in maintaining the regeneration of young farmers. This research uses rational choice theory by James S Coleman. The method used is a qualitative method with a case study approach. The informants in this research were 7 farmers, 9 farmers children, 1 village official, and 1 BPP (Agricultural Extension Center) staff. Data collection techniques used observation, interviews and documentation. Data sources were obtained from primary and secondary data. Results This research shows that there are several causes for the lack of farmer regeneration in Lampisang village, namely 1) prestige among farmer children, 2) encouragement from parents not to farm, 3) minimal income from agriculture and the high risk of crop failure. To maintain the existence of regenerating rice farmers, families play a major role in the following matters: 1) inviting, 2) giving advice, 3) providing experience, 4) providing insight, and 5) motivating their children to develop an interest in farming in them. However, this does not change the actions of the younger generation who prefer to work in the non-agricultural sector. Therefore, the sustainability of the rice farming business in Gampong Lampisang is threatened. Key words: Farmer, Rational Choice, Regeneration