Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
KHADIJATUL KUBRA, “TINDAKAN SOSIAL PADA KEBIASAAN MASYARAKAT GAMPONG MULIA DALAM MELAKSANAKAN MEUGANG”. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik,2024

Abstrak meugang merupakan kegiatan yang memiliki makna keagamaan dan sosial yang penting, tradisi yang dilakukan turun-temurun dan memiliki nilai-nilai yang di junjung tinggi dalam budaya aceh. meugang merujuk pada tradisi masyarakat aceh dalam menyambut bulan ramadhan dan merayakan lebaran idul fitri beserta idul adha. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindakan sosial dalam tradisi meugang yang dilaksanakan sebagai bagian dari kebiasaan dan tradisi keagamaan masyrakat. metode penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. metode ini menggunakan teknik pengumpulan data diantaranya observasi, wawancara, dan dokumentasi. penelitian ini menggunakan teori tindakan sosial oleh max weber untuk membahas penelitian ini mengenai kebiasaan masyarakat dalam melaksanakan meugang. hasil dari penelitian ini, masyarakat gampong mulia melaksanakan meugang berdasarkan perspektif sosial max weber menggunakan tipe tindakan rasionalitas yang berorientasikan nilai dan tindakan tradisional dalam melaksanakan meugang. pelaksaan meugang ini tidak hanya sekedar tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi, tetapi juga sebuah kesempatan untuk memperkuat hubungan antar sesama dan antarbudaya, nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan yang mana kegiatan tersebut merupakan cerminan dari nilai-nilai keagamaan. sehingga meugang menjadi tradisi keagamaan bagi masyarakat aceh kata kunci: meugang, tindakan sosial, tradisi keagamaan



Abstract

ABSTACT Meugang is an activity that has important religious and social meaning, a tradition that has been passed down from generation to generation and has values that are highly upheld in Acehnese culture. Meugang refers to the Acehnese tradition of welcoming the month of Ramadan and celebrating Eid al-Fitr and Eid al-Adha. This research aims to determine social actoins in the Meugang tradition which are carried out as part of the community’s religious habist and traditions. The research method uses is qualitative research with a phenomenological approach. This method uses data collection techniques including observation, interviews and documentation. This research uses social action theory by Max Weber to discuss this research regarding people’s habits in carrying out Meugang. The result of this research show that the people of Gampong Mulia carry out Meugang based on Max Weber’s sosial perspective using types of value-oriented Rationality and Trasional Actions in carrying out Meugang. The implementation of Meugang is not only a tradition passed down from generation to generation, but also an opportunity to strengthen relationships between people and between cultures, togetherness and family values, where this activity is a reflection of religious values. So Meugang has become a religious tradition for the people of Aceh. Keywords: Meugang, Social Actoin, Religious Tradition



    SERVICES DESK