Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Fadhilah Aini, IMLEMENTASI PROGRAM PENDIDIKAN ANTIKORUPSI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS. Banda Aceh Fakultas KIP Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan,2024

Fadhilah aini (2020): implementasi program pendidikan antikorupsi di sekolah menengah atas. (skripsi. universitas syiah kuala). dibawah bimbingan dr. sanusi, s.pd., m.si dan rizal fahmi, s.pd., m.pd. korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang memerlukan pendekatan komprehensif untuk pemberantasannya, selain penegakan hukum, tindakan preventif lainnya untuk menanamkan nilai antikorupsi ialah melalui pendidikan formal. salah satu program pencegahan korupsi melalui lembaga pendidikan formal atau sekolah, yaitu dengan implementasi program pendidikan antikorupsi (pak). implementasi program pendidikan antikorupsi di sekolah berfungsi untuk melihat bagaimana program pendidikan antikorupsi di sekolah tesebut berjalan serta nilai-nilai yang ditanamkan dalam membentukan karakter peserta didik menjadi lebih baik. penelitian ini bertujuan untuk megetahui (1) implementasi program pendidikan antikorupsi di sekolah menengah atas, dan (2) jenis-jenis program pendidikan antikorupsi yang di terapkan di sekolah menengah atas. penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. subjek dalam penelitian ini adalah wakil bidang kurikulum, guru pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dan masing-masing lima orang siswa di tiga sekolah yakni sman 2 banda aceh, sman 4 banda aceh dan man model banda aceh. pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dengan proses analisis triagulasi data, terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) program pendidikan antikorupsi di sekolah menengah atas (sma) di implementasikan melalui dua tahapan, yaitu intrakurikuler dan ekstrakurikuler/pembiasaan (2) program-program yang diterapkan di sma di kota banda aceh meliputi kantin jujur, duta antikorupsi, duta sadar hukum, debat antikorupsi, organisasi siswa (osis), sosialisasi, serta kolaborasi antara guru dan dinas terkait. kesimpulan penelitian ini yaitu: (1) sekolah telah melaksanakan implementasi program antikorupsi melalui kegiatan ekstrakurikuler (pembiasaan) dan intrakulikuler (2) melalui pembiasaan program-program yang dijalankan, nilai-nilai pendidikan antikorupsi yang berhasil terbentuk dalam diri siswa meliputi jujur, sederhana, tanggung jawab, berani, adil, terbuka, kerja keras dan peduli. adapun saran dari penelitian ini, ialah (1) agar semua warga sekolah mengimplementasikan, meningkatkan dan mempertahankan nilai-nilai antikorupsi untuk mewujudkan sekolah yang antikorupsi dan bermoral sesuai nilai-nilai antikorupsi. kata kunci: korupsi, implementasi, program, pendidikan antikorupsi, sekolah.


Baca Juga : KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA BANDA ACEH (Aisarah Silma, 2019)


Abstract

Fadhilah Aini (2020): Implementation of the Anti-Corruption Education Program in Senior High Schools. (Thesis. Syiah Kuala University). Under the guidance of Dr. Sanusi, S.Pd., M.Si and Rizal Fahmi, S.Pd., M.Pd. Corruption is an extraordinary crime that requires a comprehensive approach to eradicate it, apart from law enforcement, other preventive measures to instill anti-corruption values are through formal education. One of the corruption prevention programs through formal educational institutions or schools is the implementation of the anti-corruption education program (PAK). Implementation of an anti-corruption education program in schools serves to see how the anti-corruption education program in schools runs and the values that are instilled in shaping students' characters for the better. This research aims to find out (1) the implementation of anti-corruption education programs in high schools, and (2) the types of anti-corruption education programs implemented in high schools. This research uses a qualitative approach and descriptive research type. The subjects in this research were representatives of the curriculum field, teachers of Pancasila and citizenship education and five students each in three schools, namely SMAN 2 Banda Aceh, SMAN 4 Banda Aceh and MAN Model Banda Aceh. Data collection in this research used interviews with a data triagulation analysis process, consisting of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the research concluded that (1) The anti-corruption education program in Senior High Schools (SMA) was implemented in two stages, namely intracurricular and extracurricular/familiarization (2) The programs implemented in SMA in Banda Aceh City included honest canteens, anti-corruption ambassadors, ambassador for legal awareness, anti-corruption debate, student organizations (OSIS), outreach, and collaboration between teachers and related agencies. The conclusions of this research are: (1) The school has implemented an anti-corruption program through extracurricular (familiarization) and intracurricular activities (2) through familiarization with the programs implemented, the anti-corruption educational values that have been successfully formed in students include honesty, simplicity, responsibility responsible, brave, fair, open, hard working and caring. The suggestions from this research are (1) For all school members to implement, improve and maintain anti-corruption values to create a school that is anti-corruption and moral in accordance with anti-corruption values. Keywords: Corruption, Implementation, Program, Anti-Corruption Education, School.



    SERVICES DESK