Adila (2024). implementasi kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pembentukan kesadaran lingkungan siswa smp di kabupaten nagan raya. pasal 3 undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional mengindikasikan proses pembelajaran diarahkan untuk memenuhi kebutuhan siswa. proses pengarahan memerlukan pembinaan terhadap siswa sehingga tujuan pendidikan nasional tercapai. pelaksanaan pembinaan siswa dilakukan pada kegiatan ekstrakurikuler. salah satu sikap positif yang di dapatkan melalui kegiatan ekstrakurikuler adalah sikap kesadaran siswa terhadap lingkungan. penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui bentuk-bentuk kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pembentukan kesadaran lingkungan siswa smp di kabupaten nagan raya, (2) untuk mengetahui profil guru yang berperan dalam kegiatan ektrakurikuler yang mendukung pembentukan kesadaran lingkungan siswa smp di kabupaten nagan raya. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskripsi. informan penelitian ini adalah kepala sekolah, guru pembina dan siswa dari smpn 2 kuala, smpn 5 seunagan dan smpn 10 kuala. teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi serta analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. hasil penelitan ini menunjukkan bahwa (1) ekstrakurikuler pramuka, osis, kesenian, dan olahraga memiliki peran dalam membentuk rasa tanggung jawab siswa terhadap lingkungan. kegiatan pramuka seperti latihan rutin dan jelajah taman kota serta kegiatan osis seperti jumat bersih, pendisiplinan, dan gotong royong mampu meningkatkan kesadaran lingkungan siswa melalui penanaman karakter, pengetahuan, dan keterampilan. selain itu, kegiatan ekstrakurikuler kesenian dan olahraga juga berkontribusi meskipun terdapat beberapa hambatan, seperti strategi pelaksanaan. hambatan lain yang ditemukan adalah perbedaan karakter siswa yang mempengaruhi keaktifan mereka dalam kegiatan ekstrakurikuler.(2) profil guru yang ideal untuk membimbing kegiatan ekstrakurikuler di smpn kabupaten nagan raya harus bertanggung jawab, tegas, kreatif, dan menjadi teladan bagi siswa. guru menanamkan kebiasaan baik seperti menjaga kebersihan lingkungan dengan memberikan contoh langsung dan konsisten. dalam kegiatan ekstrakurikuler, guru mengarahkan siswa untuk menjaga kebersihan dan menciptakan kegiatan menarik yang meningkatkan kesadaran lingkungan. simpulan penelitian ini adalah kegiatan esktrakurikuler di smp nagan raya seperti pramuka dan osis, dibina oleh guru-guru yang bertanggung jawab, tegas, kreatif, dan menjadi teladan dalam membentuk kesadaran lingkungan siswa. saran peneliti untuk penelitian berikutnya adalah memperluas cakupan sekolah dan ragam kegiatan ekstrakurikuler yang diamati. kata kunci : ekstrakurikuler, kesadaran lingkungan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IMPLEMENTASI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER YANG MENDUKUNG PEMBENTUKAN KESADARAN LINGKUNGAN SISWA SMP DI KABUPATEN NAGAN RAYA. Banda Aceh Fakultas FKIP,2024
Baca Juga : PENGARUH KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEPRAMUKAAN TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA DI SD NEGERI KRUENG RNRAYA DESA MEUNASAH MON KECAMATAN MESJID RNRAYA KABUPATEN ACEH BESAR (RINA AFRIANA, 2022)
Abstract
Adila (2020). implementation of extracurricular activities that support the development of environmental awareness of junior high school students in Nagan Raya Article 3 of Law No. 20 of 2003 on the National Education System indicates that the learning process is directed to meet the needs of students. Implementation of student training is carried out on extracurricular activities. One of the positive attitudes obtained through extracurricular activities is the student's awareness of the environment. This research aims to (1) identify the forms of extracurricular activities that support the formation of environmental awareness of high school students in the district of Nagan Raya, (2) to determine the profile of teachers who play a role in extracursual activities which support the development of the environmental consciousness of high schools students in nagan Raya district. This research uses a qualitative approach to the type of descriptive research. The research informants are the head of the school, the teacher and students of SMPN 2 Kuala, SMPN 5 Seunagan and SMPN 10 Kuala. Data collection techniques use interviews, observations and documentation as well as data analysis through data reduction, data presentation, and conclusion drawings. The results of this survey showed that (1) Extracurricular scouts, OSIS, Arts, and Sports have a role in shaping students' sense of responsibility towards the environment. scouts' activities such as routine exercises and city park tours as well as OSIS activities like Clean Fridays, discipline, and mutual cooperation can raise students' environmental awareness through the cultivation of character, knowledge, and skills. Besides, art and sports extracurricular activities also contribute despite some obstacles, such as implementation strategies. Another obstacle found was student character differences that affected their activity in extracurricular activities.(2) The ideal teacher profile to guide extra-curricular activities in Nagan Raya district SMPN should be responsible, firm, creative, and be an example for students. Teachers instill good habits like keeping the environment clean by giving a direct and consistent example. In extracurricular activities, teachers direct students to maintain hygiene and create exciting activities that raise environmental awareness. The conclusion of this research is the extracurricular activities at Nagan Raya junior High School such as scouts and OSIS, built by teachers who are responsible, determined, creative, and be an example in shaping student environmental awareness. The researchers' advice for further research is to expand the scope of the school and the range of extracurricular activities observed. Keywords: extracurricular, environmental awareness.