Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak stabilitas keuangan, kebutuhan keuangan pribadi, dan pergantian auditor terhadap kecurangan laporan keuangan yang diukur menggunakan f-score model serta mempertimbangkan peran komite audit untuk mencegah kecurangan laporan keuangan. penelitian ini menggunakan pendekatan kausalitas dengan uji hipotesis. data yang digunakan adalah data sekunder sehingga populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdafrar di bursa efek indonesia periode 2019- 2022. metode purposive sampling digunakan sebagai metode pengambilan sampel sehingga diperoleh 63 perusahaan dengan 252 unit analisis. hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitias keuangan, kebutuhan keuangan pribadi dan pergantian auditor berpengaruh secara signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. sementara itu, komite audit mampu memoderasi hubungan antara stabilitas keuangan, kebutuhan keuangan pribadi dan pergantian auditor terhadap kecurangan laporan keuangan. hasil ini memberikan implikasi penting dalam memahami dinamika kecurangan laporan keuangan dan mengarahkan upaya pencegahan dan penanganannya secara lebih efektif di masa depan. kata kunci : kecurangan laporan keuangan, stabilitas keuangan, kebutuhan keuangan pribadi, pergantian auditor dan komite audit
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH STABILITAS KEUANGAN, KEBUTUHAN KEUANGAN PRIBADI DAN PERGANTIAN AUDITOR TERHADAP KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN DENGAN KOMITE AUDIT SEBAGAI VARIABEL MODERASI SURVEY PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR PADA BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2019-2022. Banda Aceh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Akuntansi (S1),2024
Baca Juga : PENGARUH EFEKTIVITAS PENGAWASAN, TEKANAN EKSTERNAL, PERGANTIAN DIREKSI, DAN STABILITAS KEUANGAN TERHADAP KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2013-2017 (SAFITRI RIDWAN, 2019)
Abstract
This study aims to investigate the impact of financial stability, personal financial needs, and auditor switch on financial statement fraud measured using F-Score Model, while also considering the role of the audit committee in preventing financial statement fraud. The research employs a causal approach with hypothesis testing. Secondary data is utilized, thus the population in this study consists of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2019-2022. Purposive sampling method is employed for sample selection, resulting in 252 analysis units. The results of the study indicate that financial stability, personal financial needs, and auditor switch significantly influence financial statement fraud. Meanwhile, the audit committee is capable of moderating the relationship between financial stability, personal financial needs, and auditor turnover on financial statement fraud. These findings have significant implications for understanding the dynamics of financial statement fraud and directing prevention and handling efforts more effectively in the future. Keywords: Financial Statement Fraud, Financial Stability, Personal Financial Needs, Auditor Switch and Audit Committee