Peringkat obligasi merupakan salah satu indikator penting yang harus diperhatikan dalam menilai kualitas kredit perusahaan. ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi peringkat obligasi, diantaranya yaitu pertumbuhan perusahaan. umur obliligasi. dan reputasi kantor akuntan publik. 0leh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji secara empiris mengenai pengaruh pertumbuhan perusahaan. umur obligasi, dan reputasi kantor akuntan publik terhadap peringkat obligasi. penelitian ini dilakukan pada perusahaan non keuangan yang terdaftar di bursa efek indonesia (bed periode 2005-2008. populasi dalam penelitian ini merupakan perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian yaitu perusahaan yang mengeluarkan obligasi dan diperingkatkan oleh agen pemeringkat pt. pefindo. sampel yang digunakan dalam peneltian ini berjumlah 22 perusahaan untuk tiap tahunnya. selama tiga tahun. pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode regresi logistik (logistic regression) yang diolah dengan menggunakan bantuan perangkat lunak (software) progrm statistic package for social science (spss) versi 15,0. hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan, umur obligasi dan reputasi kantor akuntan publik tidak memiliki pengaruh terhadap peringkat obligasi. kata kunci : peringkat obligasi, pertmbuhan perusahaan, umur obligasi, dan reputasi kantor akuntan publik..
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PERTUMBUHAN PERUSAHAAN, UMUR OBLIGASL, DAN REPUTASL KANTOR AKUNTAN PUBLIK TERHADAPRNPERINGKAT OBLIGASI (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN NON KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEKRNINDONESIA TAHUN 2005-2008). Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2010
Baca Juga : PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, DAN SOLVABILITAS TERHADAP PERINGKAT 0BLIGASI (STUDI PADA PERUSAHAAN NON KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2008-2010) (Fanny Noviyanti, 2024)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, UKURAN KANTOR AKUNTAN PUBLIK, RUGI YANG DILAPORKAN KLIEN, DAN SEGMEN GEOGRAFIS TERHADAP AUDIT REPORTLAG (Rita Nengsih, 2025)