Ayam broiler merupakan salah satu usaha peternakan yang memiliki sifat-sifat unggul tidak membutuhkan tempat yang luas dalam pemeliharaannya dan mempunyai pertumbuhan yang cepat hanya membutuhkan waktu 4-5 minggu untuk mencapai bobot 1.3 – 1.6 kg sehingga waktu pemeliharaan lebih singkat dan efisien dalam mengubah pakan menjadi daging. tujuan penelitian ini adalah untuk menilai performa ayam broiler yang di berikan pakan substitusi tepung daun dan batang talas yang sudah di fermentasi menggunakan air. daun dan batang talas biasanya di manfaatkan oleh beberapa peternak seperti ikan dan babi namun masih jarang diterapkan ke ayam. penelitian ini dilaksanakan di laboratorium lapangan peternakan jurusan peternakan fakultas pertanian universitas syiah kuala darussalam banda aceh pada tanggal 1 februari 2023 sampai dengan 1 maret 2024. ternak yang di gunakan dalam penelitian ini adalah ayam broiler dengan umur 1 hari (doc) sebanyak 96 ekor. penelitian ini menggunakan bahan pakan yang terdiri dari pakan komersial bravo hi pro vite 511, bravo hi pro vite 512, batang dan daun talas fermentasi, tempat pakan, tempat minum, vaksin nd, vaksin gumboro dan lampu pijar. ransum perlakuan dalam penelitian ini adalah pakan bravo hi pro vite 512 yang di subsitusikan dengan bahan pakan daun dan batang talas fermentasi. susunannya yaitu sebagai berikut : p0 = 100% ransum komersil, p1 = 80% ransum komersil + 2,5% daun dan batang talas fermentasi + tepung ikan 3% + dedak padi 1,5% + jagung 13%, p2 = 80% ransum komersil + 5% daun dan batang talas fermentasi + tepung ikan 2% + dedak padi 1% + jagung 12%, p3 = 80% ransum komersil + 7,5% daun dan batang talas fermentasi + tepung ikan 2% + dedak padi 0,5% + jagung 10%. p0 dengan energi metabolis 3100 kkal/kg dan protein 21%, p1 dengan energi metabolis 3111 kkal/kg dan protein 20,51%, p2 dengan energi metabolis 3108 kkal/kg dan protein 20,26%, p3 dengan energi metabolis 3099 kkal/kg dan protein 20,49%. rancangan penelitian yang akan di gunakan yaitu penelitian berbentuk eksperimen dengan jenis rancangan acak lengkap (ral). yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. pada masing masing perlakuan akan di lakukan ulangan sebanyak 3 kali sehingga di peroleh 12 unit percobaan yang di mana setiap unit percobaan terdiri dari 8 ekor day old chicks (doc) parameter yang akan di teliti pada peneletian kali ini adalah sebagai berikut : bobot badan awal, bobot badan akhir, konsumsi pakan, pertambahan bobot badan (pbb), konversi ransum atau fcr (feed conversion ratio) dan mortalitas. data dianalisis dengan analisys of variance (anova), apabila terdapat perbedaan yang nyata maka akan dilakukan uji lanjutan duncan. berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penambahan bahan pakan tepung daun dan batang talas fermentasi belum mampu mengimbangi hasil performa dari perlakuan p0 (kontrol) dengan 100% ransum komersil. namun di antara perlakuan penggunaan tepung daun dan batang talas fermentasi cenderung yang paling baik yaitu perlakuan p3 dilihat semua parameter yang diamati.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG DAUN DAN BATANG TALAS (COLOCASIA ESCULENTA) FERMENTASI DENGAN LEVEL YANG BERBEDA TERHADAP PERFORMA AYAM BROILER FASE GROWER. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2024
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOMPOS DAUN TALAS (COLOCASIA ESCULENTA L.) TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN TEMBAKAU (NICOTINA TABACUM L.) (Fera Yanti, 2020)
Abstract
Broiler chickens are one of the livestock businesses that have superior characteristics, do not require a large space to raise them and have fast growth, only needing 4-5 weeks to reach a weight of 1.3 - 1.6 kg so that rearing time is shorter and more efficient in converting feed into meat. The aim of this research was to assess the performance of broiler chickens that were given feed as a substitute for taro leaf and stem flour which had been fermented using water. Taro leaves and stems are usually used by some breeders such as fish and pigs but are rarely used for chickens. This research was carried out at the Animal Husbandry Field Laboratory, Animal Husbandry Department, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala Darussalam University, Banda Aceh, from 1 February 2023 to 1 March 2024. The livestock used in this research were 96 1-day-old broiler chickens (DOC). This research used feed ingredients consisting of commercial feed Bravo HI PRO VITE 511, Bravo HI PRO VITE 512, fermented taro stems and leaves, feed containers, drink containers, ND vaccine, Gumboro vaccine and incandescent lamps. The treatment ration in this study was Bravo HI PRO VITE 512 feed which was substituted with fermented taro leaves and stems. The composition is as follows: P0 = 100% commercial ration, P1 = 80% commercial ration + 2.5% fermented taro leaves and stems + 3% fish meal + 1.5% rice bran + 13% corn, P2 = 80% ration commercial + 5% fermented taro leaves and stems + 2% fish meal + 1% rice bran + 12% corn, P3 = 80% commercial ration + 7.5% fermented taro leaves and stems + 2% fish meal + 0 rice bran, 5% + corn 10%. P0 with metabolic energy of 3100 Kcal/kg and 21% protein, P1 with metabolic energy of 3111 Kcal/kg and 20.51% protein, P2 with metabolic energy of 3108 Kcal/kg and 20.26% protein, P3 with metabolic energy of 3099 Kcal/ kg and protein 20.49%. The research design that will be used is experimental research with a Completely Randomized Design (CRD). Which consists of 4 treatments and 3 replications. Each treatment will be repeated 3 times so that 12 experimental units are obtained, where each experimental unit consists of 8 day old chicks (DOC). The parameters that will be examined in this research are as follows: initial body weight, final body weight, feed consumption, body weight gain (PBB), ration conversion or FCR (feed conversion ratio) and mortality. Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA), if there were significant differences then Duncan's follow-up test would be carried out. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penambahan bahan pakan tepung daun dan batang talas fermentasi belum mampu mengimbangi hasil performa dari perlakuan P0 (kontrol) dengan 100% ransum komersil. Namun di antara perlakuan penggunaan tepung daun dan batang talas fermentasi cenderung yang paling baik yaitu perlakuan P3 dilihat semua parameter yang diamati.
Baca Juga : JUMLAH KADAR HEMOGLOBIN DAN NILAI HEMATOKRIT AYAM BROILER SETELAH DIBERI FERMENTASI TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) DALAM PAKAN (Octa Sicillia Rampai, 2016)