Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Aisha Ramadani, HISTOPATOLOGI ANGIOGENESIS PADA LUKA SAYAT TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) PASCA TERAPI GEL EKSTRAK DAUN KERSEN (MUNTINGIA CALABURA L.). Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2024

Angiogenesis merupakan salah satu faktor penting dalam penyembuhan luka seperti luka sayat. angiogenesis dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya adalah senyawa kimia yang banyak terkandung pada dedaunan seperti daun kersen. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi gel ekstrak daun kersen terhadap gambaran angiogenesis pada luka sayat tikus putih secara histopatologi. penelitian ini menggunakan metode eksperimental (ral) faktorial dengan 36 ekor tikus putih jantan yang dibagi dalam 4 kelompok dengan masing-masing 9 ekor tikus yaitu kelompok kontrol negatif (p0) diberikan nacl 0,9% dan kelompok perlakuan p1, p2, dan p3 diberikan gel ekstrak daun kersen konsentrasi 5%, 10%, dan 15%. terapi diberikan 2x sehari selama 14 hari pada luka sayat. koleksi sampel kulit dilakukan pada hari ke-3, 7, dan 14 untuk dibuat sediaan histopatologi dengan menggunakan pewarnaan he dan pengamatan jumlah angiogenesis secara mikroskopis pada 5 lapang pandang dengan perbesaran 100x dan gambaran histopatologi angiogenesis perbesaran 200x dan 400x. data dianalisis menggunakan analysis of variance (anova) dan dilanjutkan dengan uji duncan. hasil menunjukkan rata-rata jumlah angiogenesis pada kelompok p0, p1, p2,dan p3 pada hari ke-3 yaitu 20,00 ± 3,00; 49 ± 0,58,33; 54,33 ± 3,21; dan 74,33 ± 4,62, hari ke-7 yaitu 20,67 ± 4,16; 52,33± 4,04; 56,00± 3,46; dan 80,00 ± 9,81, hari ke-14 yaitu 24,67 ± 2,52; 53,00 ± 3,00; 56,67 ± 2,31; dan 85,33 ± 6,66. hasil penelitian ini terbukti pasca terapi gel ekstrak daun kersen 15% pada hari ke-3, 7, dan 14 dapat meningkatkan angiogenesis lebih tinggi dibandingkan kelompok perlakuan lainnya. kesimpulan penelitian ini, bahwa gel ekstrak daun kersen 15% mampu mempercepat penyembuhan luka sayat berdasarkan peningkatan pembuluh darah baru yang terbentuk. kata kunci: angiogenesis, gel ekstrak daun kersen, luka sayat, penyembuhan luka



Abstract

Angiogenesis is an important factor in the healing wounds, such as incision wound. Angiogenesis can be influenced by various factors, one of which is the chemical compounds contained in many leaves, such as kersen leaves. This study aims to determined the potential of kersen leaf extract gel on histopathological features of angiogenesis in white rat incision wounds. This research implemented experimental method (RAL) factorial using 36 male white rats divided into 4 groups with 9 rats each, namely the negative control group (P0) given 0.9% NaCl and the treatment groups P1, P2, and P3 given kersen leaf extract gel with concentrations of 5%, 10%, and 15%. The therapy is given twice a day for 14 days on incision wounds. Skin samples were collected on days 3, 7, and 14 to make histopathological preparations using HE staining and observing the amount of angiogenesis microscopically in 5 fields of view with 100x magnification and histopathological images of angiogenesis with 200x and 400x magnification. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) and continued with the Duncan test. The average number of angiogenesis results in the P0, P1, P2, and P3 groups on the third day was 20.00 ± 3.00; 49.33 ± 0.58; 54.33 ± 3.21; dan 74.33 ± 4.62, on the seventh day was 20.67 ± 4.16; 52.33± 4.04; 56.00± 3.46; dan 80.00 ± 9.81, on the fourteenth day was 24.67 ± 2.52; 53.00 ± 3.00; 56.67 ± 2.31; dan 85.33 ± 6.66. The results of this study proved that a 15% kersen leaf extract gel therapy on days 3, 7, and 14 could increase angiogenesis more than other treatment groups. To conclud 15% kersen leaf extract gel is able to accelerate the healing of incision wounds based on the increase in new blood vessels formed. Key words: Angiogenesis, kersen leaf extract gel, incision wound, wound healing



    SERVICES DESK