Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
INTAN MAULISA, HUBUNGAN ANTARA COUPLE RESILIENCE DENGAN KEPUASAN PERNIKAHAN INDIVIDU PADA PERIODE AWAL PERNIKAHAN. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2024

Periode awal pernikahan yang berada pada 10 tahun pertama pernikahan merupakan masa penyesuaian bagi pasangan suami istri, yang di dalamnya terdapat banyak permasalahan yang dihadapi seperti komunikasi, pola pengasuhan anak, kurangnya perhatian yang diberikan oleh pasangan, dan juga permasalahan ekonomi yang berdampak bahkan mempengaruhi kepuasan pernikahan. oleh karena itu, individu membutuhkan couple resilience atau kemampuan untuk melakukan suatu perilaku dalam hubungan yang dapat membantunya untuk beradaptasi dan mempertahankan kepuasan pernikahan ketika menghadapi situasi yang sulit dalam pernikahan. tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara couple resilience dengan kepuasan pernikahan individu pada periode awal pernikahan. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan teknik quota sampling terhadap 300 sampel yang sudah menikah di provinsi aceh. instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa enrich marital satisfaction (ems) scale dan couple resilience inventory (cri). hasil analisis data dengan teknik spearman-brown formula menemukan hubungan positif antara couple resilience positive dengan kepuasan pernikahan (r = 0,344), sedangkan couple resilience negative memiliki hubungan negatif dengan kepuasan pernikahan (r = -0,283). kata kunci: couple resilience, kepuasan pernikahan, periode awal pernikahan, 10 tahun pertama pernikahan



Abstract

The initial period of marriage is in the range of the first ten years, which is a period of adjustment for married couples who are vulnerable to problems such as communication, childcare patterns, lack of attention given by partners, and economic problems that can ultimately have an impact on marital satisfaction. Therefore, individuals need couple resilience or the ability to perform a behavior in a relationship that can help them adapt and maintain marital satisfaction when facing difficult situations in marriage. The purpose of this study was to determine the relationship between couple resilience and individual marital satisfaction in the early period of marriage using the quantitative correlation of 300 married samples in Aceh Province. ENRICH Marital Satisfaction (EMS) Scale and Couple Resilience Inventory (CRI) are 2 instruments used for data collection. The results of the Spearman-Brown Formula analysis found a positive relationship between couple resilience and marital satisfaction (r = 0.344), and there was a relationship between negative couple resilience and marital satisfaction (r = -0.283). Keywords: Couple Resilience, Marital Satisfaction, Early Marriage Period, A 10 years of marriage



    SERVICES DESK