Mikroplastik merupakan sampah yang mengalami degradasi menjadi partikel yang lebih kecil berukuran 5 mm, mikroplastik yang masuk ke ekosistem mangrove dapat merusak pertumbhan mangrove sehingga menyebabkan kematian pada organisme yang hidup disekitar nya seperti benthos, dan plankton. tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis komposisi jenis, kelimpahan, warna, dan prevalensi mikroplastik pada ekosistem mangrove kota sabang. penelitian ini dilakukan pada bulan januari sampai februari 2024 pada ekosistem mangrove balohan, jaboi, gapang dan iboih, kota sabang. pengambilan sampel mikroplastik menggunakan metode purposive sampling. hasil penelitian ini ditemukan empat jenis mikroplastik yang terakumulasi dalam sedimen mangrove kota sabang yaitu jenis film, fiber, fragmen, dan pelet. jenis mikroplastik yang paling banyak di temukan pada sedimen mangrove kota sabang adalah jenis fiber. mikroplastik terdistribusi secara vertikal dengan banyaknya mikroplastik yang ditemukan pada sedimen dengan kedalaman 20-40 cm. kelimpahan total mikroplastik pada setiap stasiun adalah jenis fiber 4.000 partikel/kg, fragmen 2.040 partikel/kg, film 2.640 partikel/kg, dan pelet 100 partikel/kg. warna mikroplastik yang di amati berdasarkan pengamatan visual terdiri dari 7 warna, yaitu bening, biru, merah, kuning, hitam, coklat, dan abu-abu. sedimen mangrove kota sabang telah terkontaminasi mikroplastik sangat tinggi dengan prevalensi 100%. hal ini karena mikroplastik di temukan pada setiap sampel sedimen mangrove kota sabang. kata kunci : mikroplastik, ekosistem mangrove, jenis mikroplastik, kota sabang, prevalensi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA SEDIMEN MANGROVE DI KOTA SABANG. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2024
Baca Juga : KELIMPAHAN MIKROPLASTIK DI WADUK KRUENG NENG KECAMATAN MEURAXA KOTA BANDA ACEH (Fayza Alfia Rahma, 2023)
Abstract
Microplastics are waste that degrades into smaller particles 5 mm in size, microplastics that enter the mangrove ecosystem can damage mangrove growth, causing death to organisms that live around it such as Benthos, and plankton. The purpose of this study was to analyze the species composition, abundance, color, and prevalence of microplastics in the mangrove ecosystem of Sabang City. This research was conducted from January to February 2024 in the mangrove ecosystems of Balohan, Jaboi, Gapang and Iboih, Sabang City. Microplastic sampling using purposive sampling method. The results of this study found four types of microplastics accumulated in mangrove sediments in Sabang City, namely film, fiber, fragments, and pellets. The most common type of microplastics found in mangrove sediments in Sabang City is the fiber type. Microplastics are distributed vertically with many microplastics found in sediments with a depth of 20-40 cm. The total abundance of microplastics at each station is the type of fiber 4,000 particles / kg, fragments 2,040 particles / kg, films 2,640 particles / kg, and pellets 100 particles / kg. The color of microplastics observed based on visual observation consists of 7 colors, namely clear, blue, red, yellow, black, brown, and gray. Sabang City mangrove sediments have been contaminated with microplastics very high with a prevalence of 100%. This is because microplastics are found in every sample. Keywords: Microplastics, Mangrove ecosystem, Types of microplastics, Sabang City, Prevalence
Baca Juga : ANALISIS MIKROPLASTIK PADA SEDIMEN DASAR DI RNPERAIRAN ALUE NAGA, KECAMATAN SYIAH KUALA,RNKOTA BANDA ACEH (Chairunnisa Br Sembiring, 2022)