Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Rivi wahyuni, HUBUNGAN JUMLAH NETROFIL ABSOLUT DAN KADAR D-DIMER TERHADAP DERAJAT KEPARAHAN PNEUMONIA BERDASARKAN CURB-65 PADA PASIEN PNEUMONIA KOMUNITAS. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2014

Latar belakang pada penderita pneumonia komunitas, melakukan penilaian derajat keparahan pada awal masuk sangat penting sebab akan menentukan beratnya penyakit dan rencana tatalaksana selanjutnya. netrofil merupakan marker inflamasi akut jika benda asing masuk, sedangkan d-dimer merupakan biomarker koagulasi yang meningkat akibat aktivasi sistem fibrinolitik oleh endotoksin bakteri. tujuan untuk menilai hubungan antara jumlah netrofil absolut dan kadar d-dimer dengan beratnya derajat pneumonia berdasarkan skor curb-65. metode penelitian potong lintang, analitik komparatif numerik tidak berpasangan lebih dari dua kelompok. penelitian dilakukan sejak bula januari s/d agustus 2014 di rsud dr. zainoel abidin banda aceh. untuk membandingkan jumlah netrofil absolut dan kadar d-dimer antara 3 kelompok dengan menggunakan uji one way anova-post hoc dunnet, dan uji kruskal wallis-post hoc mann-whitney. korelasi spearman untuk menilai hubungan jumlah neutrofil absolut dan kadar d-dimer. hasil pada penelitian ini didapatkan 45 subjek penelitian yang terbagi menjadi 3 kelompok yaitu 15 ringan, 15 sedang dan 15 berat. nilai rerata jumlah netrofil absolut pada kelompok ringan, sedang dan berat yaitu 7791,2 ± 2982, 10885 ± 5763, dan 14901 ± 8471. nilai rerata kadar d-dimer pada kelompok ringan, sedang dan berat yaitu 1779 ± 995, 3399 ± 1883 dan 10397 ± 5041. terdapat korelasi bermakna antara jumlah netrofil absolut dan kadar d-dimer dengan r=0,442 (p



Abstract



    SERVICES DESK