Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Irpan Ependi Yusra, KEARIFAN LOKAL DAN KELESTARIAN HUTAN PADA MASYARAKAT DESA HUTAN DI KECAMATAN PANTAN CUACA, GAYO LUES. Banda Aceh Fakultas FISIPOL,2024

Kearifan lokal adalah suatu kepandaian dan strategi-strategi pengelolaan alam semesta dalam menjaga keseimbangan ekologis yang sudah berabad-abad yang dimiliki oleh kelompok masyarakat. penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya kearifan lokal yang ada pada masyarakat pantan cuaca kabupaten gayo lues, aceh. penelitian ini menggunakan teori biosentrisme, yang dikenal sebagai teori yang berpusat pada kehidupan (life-centered theory of environment). ini adalah teori etika lingkungan yang didasarkan pada filosofi kehidupan. paul taylor dalam bukunya yang berjudul respect for nature: a theory environmental ethics menyatakan bahwa manusia adalah bagian dari sebuah komunitas kehidupan di bumi, manusia dan makhluk lainnya menjadi bagian dari sistem yang saling bergantung satu sama lain. penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang menyajikan data penelitian dalam bentuk kalimat – kalimat yang disusun menjadi simpulan penelitian. temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kearifan lokal yang ada di kelompok masyarakat pantan cuaca memiliki nilai etika terhadap pelestarian alam atau hutan. hal tersebut dibuktikan dengan terdapat makna sakral dan hormat mereka terhadap alam serta adanya aturan yang berlaku untuk tidak menebang hutan sembarangan, jika menebang satu pohon berkewajiban untuk menanam kembalik tujuh bibit pohon sebagai gantinya. selain itu, masyarakat pantan cuaca juga memiliki tata kelola hutan yang baik, membedakan pemanfaatan hutan sesuai dengan lokasi strategisnya. kearifan lokal yang ada pada masyarakat desa hutan pantan cuaca menunjukkan bahwa mereka melestarikan hutan karena mereka hidup berdampingan dengan hutan. simpulan penelitian ini menyatakan bahwa adanya nilai kesakralan hutan bagi masyarakat desa hutan yang telah menjadi kearifan lokal. kata kunci : kearifan lokal, etika lingkungan, pantan cuaca



Abstract

Local wisdom is an intelligence and strategies for managing the universe in maintaining ecological balance that has been owned by community groups for centuries. This research aims to look at the local wisdom that exists in the Pantan Cuaca community of Gayo Lues Regency, Aceh. This research uses the Biocentrism Theory, known as the life-centered theory of environment. It is a theory of environmental ethics based on the philosophy of life. Paul Taylor in his book entitled Respect For Nature: A Theory Environmental Ethics states that humans are part of a community of life on earth, humans and other creatures being part of an interdependent system. This research uses a descriptive qualitative method that presents research data in the form of sentences that are arranged into research conclusions. The findings of this study indicate that the local wisdom in the Pantan Cuaca community group has ethical values towards nature or forest conservation. This is evidenced by the sacred meaning and respect they have for nature and the rules that apply not to cut down the forest carelessly, if you cut down one tree you are obliged to replant seven tree seedlings instead. In addition, the Pantan Cuaca community also has good forest governance, differentiating forest utilisation according to its strategic location. The local wisdom that exists in the Pantan Cuaca Forest Village community shows that they preserve the forest because they live side by side with the forest. The conclusion of this research states that there is a sacred value of the forest for the Forest Village community which has become local wisdom. Keywords : Local Wisdom, Environmental Ethics, Pantan Cuaca



    SERVICES DESK