Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh periode simpan menggunakan asam askorbat yang dapat mempertahankan viabilitas dan vigor pada dua varietas benih kedelai serta interaksi antara kedua faktor tersebut terhadap viabilitas dan vigor benih kedelai. penelitian dilaksanakan di laboratorium ilmu dan teknologi benih, fakultas pertanian, universitas syiah kuala. penelitian telah berlangsung dari bulan juni sampai dengan september 2014. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) pola faktorial 4 x 2 dengan tiga ulangan. ada dua faktor yang diteliti yaitu faktor pertama periode simpan yang terdiri dari 0 minggu, 4 minggu, 8 minggu, dan 12 minggu. faktor kedua varietas kedelai yang terdiri dari varietas kipas merah dan tanggamus. parameter yang diamati antara lain potensi tumbuh maksimum (ptm), daya berkecambah (db), keserempakan tumbuh (kst), indeks vigor (iv), kecepatan tumbuh relatif (kct-r), waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 50% perkecambahan total (t50) benih dan berat kering kecambah normal (bkkn). terdapat interaksi yang sangat nyata antara perlakuan periode simpan dan varietas pada tolok ukur daya berkecambah, kecepatan tumbuh relatif dan berat kering kecambah normal, terdapat interaksi yang nyata terhadap tolok ukur keserempakan tumbuh dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 50% perkecambahan total dan tidak berpengaruh nyata pada tolok ukur potensi tumbuh maksimum dan indeks vigor. kata kunci : tanggamus, kipas merah, daya berkecambah dan keserempakn tumbuh
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PERIODE SIMPAN MENGGUNAKAN ASAM ASKORBAT TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR RNPADA DUA VARIETAS BENIH KEDELAI(GLYCINE MAX (L.) MERRIL). Banda Aceh Fakultas Pertanian,2015
Baca Juga : METODE PENGUSANGAN CEPAT MENGGUNAKAN ETANOL TERHADAP RNPENDUGAAN VIGOR DAYA SIMPAN BEBERAPA VARIETASRNBENIH KEDELAI (GLYCINE MAX (L) MERRIL) (Salsabilla Ranting Pertiwi, 2022)
Abstract
Baca Juga : VIGOR BENIH KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERR.) BERDASARKAN SALINITAS MEDIA DAN MASA SIMPAN (Amrizal Firdaus, 2024)