Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Mutiara Arieski, EFEKTIVITAS EKSTRAK UMBI TUMBUHAN SARANG SEMUT (MYRMECODIA TUBEROSA) ACEH TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2024

Escherichia coli adalah bakteri gram negatif yang ditemukan di lingkungan, makanan, bahkan dalam usus manusia dan hewan. resistensi escherichia coli terhadap beberapa jenis antibiotik membuat perkembangan alternatif dalam pemanfaatan obat-obatan semakin meningkat, salah satunya adalah penggunaan tumbuhan herbal. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak umbi tumbuhan sarang semut (myrmecodia tuberosa) aceh dalam menghambat pertumbuhan bakteri escherichia coli, menggunakan metode eksperimental laboratorium dan dirancang dengan rancangan acak lengkap (ral) dengan lima perlakuan dan tiga kali ulangan. tiap perlakuan terdiri dari ekstrak metanol sarang semut dengan konsentrasi 25%, 50%, dan 75%, ciprofloxacin sebagai kontrol positif dan cmc 1% sebagai kontrol negatif. uji antibakteri dilakukan mengunakan metode kirby bauer dengan jumlah bakteri yang sesuai standar kekeruhan mcfarland 0,5. berdasarkan hasil yang didapat pada penelitian ini tidak terlihat adanya zona hambat pada semua konsentrasi sehingga dapat disimpulkan ekstrak umbi tumbuhan sarang semut (myrmecodia tuberosa) aceh tidak efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri escherichia coli. kata kunci: escherichia coli, myrmecodia tuberosa, uji antibakteri.



Abstract

Escherichia coli is a Gram-negative bacterium found in the environment, food, and even in human and animal intestines. The resistance of Escherichia coli to certain types of antibiotics has led to alternative developments in the use of medicines increasingly, one of which is the use of herbal plants. The study aims to find out the effectiveness of Myrmecodia tuberosa extract in inhibiting the growth of Escherichia coli bacteria, used a laboratory experimental method and designed with a Complete Randomized Design (CRD) with five treatments and three repetitions. Each treatment consisted of ant nest methanol extracts with concentrations of 25%, 50%, and 75%, ciprofloxacin as positive controls and CMC 1% as negative controls. Antibacterial tests were conducted using the Kirby Bauer method with the number of bacteria based on turbidity standards McFarland 0.5. There is no visible inhibition zone in the treatment with all concentrations thought to be due to the influence of the bacteria used, plant content, diluent, and antibacterial test methods used. Based on the results obtained, it can be concluded that methanol extract of ant nest plant tubers (Myrmecodia tuberosa) aceh has no activity in inhibiting the growth of Escherichia coli bacteria. Keywords: Antibacterial test, Escherichia coli, Myrmecodia tuberosa.



    SERVICES DESK