Stunting merupakan permasalahan dengan multifaktor yang masih menjadi isu di dunia dan indonesia. perilaku ibu dalam pemberian makan meliputi inisiasi menyusu dini (imd), asi (air susu ibu) eksklusif, pemberian makanan pendamping asi (mpasi) dan pemberian asi sampai 2 tahun atau lebih merupakan beberapa faktor yang dianggap menjadi penyebab terjadinya stunting. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku ibu dalam pemberian makan pada balita stunting di wilayah kerja puskesmas ingin jaya kabupaten aceh besar. jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain studi retrospektif. populasi penelitian yaitu 101 responden dengan pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling sehingga didapatkan 81 responden. instrumen penelitian menggunakan indikator iycf (infant young child feeding) yang telah dimodifikasi oleh peneliti untuk melihat gambaran perilaku ibu dalam pemberian makan pada balita stunting. hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 81 responden dengan balita stunting usia 2 - 5 tahun, sebanyak 79,0% responden tidak melakukan imd, sebanyak 66,7% responden tidak memberikan asi eksklusif, perilaku pemberian mpasi dengan kategori baik sebanyak 4,9%, cukup sebanyak 85,2% dan kurang sebanyak 9,9%, sebanyak 60,5% responden tidak memberikan asi sampai 2 tahun atau lebih. kesimpulan dari penelitian ini adalah secara keseluruhan perilaku ibu dalam pemberian makan pada balita stunting belum cukup baik. perlu upaya dan usaha meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu dalam pemberian makan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN MAKAN PADA BALITA STUNTING MENGGUNAKAN INDIKATOR IYCF (INFANT YOUNG CHILD FEEDING) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INGIN JAYA ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Keperawatan,2024
Baca Juga : GAMBARAN PERILAKU KELUARGA DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA BANDA ACEH (Shalsabila Putri, 2024)
Abstract
Stunting is a multifactor problem that is still an issue in the world and Indonesia. Mother behavior in feeding includes Early Breastfeeding Initiation (IMD), exclusive breastfeeding, complementary feeding and breastfeeding until 2 years or more are some of the factors that are considered to be the cause of stunting. The purpose of this study was to determine the description of maternal behavior in feeding stunted toddlers in the working area of the Ingin Jaya Community Health Center, Aceh Besar Regency. The type of research used is descriptive quantitative with a retrospective study design. The study population was 101 respondents with sampling using proportional random sampling so that 81 respondents were obtained. The research instrument used IYCF (Infant Young Child Feeding) indicators that have been modified by researchers to see the description of maternal behavior in feeding stunted toddlers. The results showed that of the 81 respondents with stunted toddlers aged 2-5 years, 79.0% of respondents did not perform IMD, 66.7% of respondents did not provide exclusive breastfeeding, the behavior of complementary feeding with good categories was 4.9%, 85.2% was sufficient and 9.9% was lacking, 60.5% of respondents did not breastfeed until 2 years or more. The conclusion of this study is that overall maternal behavior in feeding stunting toddlers is not good enough. Efforts and efforts are needed to improve mother knowledge and behavior in feeding.
Baca Juga : HUBUNGAN WASH (WATER, SANITATION AND HYGIENE) DENGAN TINGGI BADAN BALITA STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INGIN JAYA (NAZADIA KAUTSARI, 2022)