Kopi merupakan memegang peranan penting dalam industri di indonesia. iaju perkembangan areal kopi di indonesia rata-rata mencapai sebesar i,9 -2,2 % per tahun. pesatnya laju perkemabangan areal kopi di indonesia tidak dibarengi dengan peningkatan mutu biji kopi yang dihasilkan. hal ini diakibatkan oleh proses penanganan pasca panen yang kurang baik. pengeringan merupakan salah satu mata rantai pasca panen kopi yang berperan dalam menentukan kadar air kopi. penggunaan alat tipe bak untuk pengeringan biji kopi memiliki kendala yaitu udara panas yang masuk ke dalam ruang pengering terhambat oleh tumpukan biji kopi, sehingga udara panas tidak mengalir secara merata ke dalam ruang pengering. penambahan pipa perforasi di dalam ruang pengering diharapkan mampu menyalurkan udara panas secara merata. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kineria alat pengering tipe bak dengan tambahan pipa perforasi untuk pengeringrn kopi arabika yang meliputi distribusi suhu pada ruang pengering, penurunan kadar air bahan, kapasitas keria pengering dan efisiensi pengeringan. berdasarkan hasil penelitian, distribusi suhu pada ruang pengering dengan penanbahan pipa perforasi berkisar antara 5545°c. alat pengering tipe bak dengan tambahan pipa perforasi dapat mengeringkan kopi ambika dalam waktu 18 jam hingga mencapai rota-rata kadar air 12,5% bb. kopi arabika yang dikeringkan menggunakan alat pengering tipe bak dengan tamhahan pipa perforasi memilikj kadar air yang relatif seragam. sampel biji kopi arabika bagian bawah dengan ka 13,76%bb, pada bagian tengah dengan ka 12,28%bb, dan bagian atas diperoleh ka 1 i,52%bb. pengering tipe bak dengan tanbahan pipa perforasi mampu mengeringkan 49,66 kg kopi arabika dengan kapasitas keria alat pengering sebesar 2,75 kg/jam selama 18 jam pengeringan. efisiensi pengering tipe bak dengan tamhahan pipa perforasi untuk pengeringan kopi arabika sebanyak 49,66 kg adalah 40,65%. konsumsi bahan bakar yang terpakai selama proses uji kosong adalah sebesar 7 liter, dalam waktu 8 jam. konsumsi bahan bakar pada proses pengeringan dengan beban adalah sebesar 18.5 liter, dalam waktu 18 jam.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI PERFORMANSI PENGERING TIPE BAK DENGAN PIPA PERFORASI PADA RUANG PENGERING UNTUK PENGERINGAN KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA). Banda Aceh Fakultas Pertanian,2011
Baca Juga : PERBANDINGAN DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA) DAN DAUN KOPI ROBUSTA (COFFEA CANEPHORA) TERHADAP PERTUMBUHAN STREPTOCOCCUS MUTANS (Sulastri Oktarin, 2018)
Abstract
Baca Juga : KAJI VARIASI TEKNOLOGI KOLEKTOR SURYA SEBAGAI ALAT PENGERING (RAMANDA SISKA YUDHA, 2020)