Kopi (coffea sp) merapakan salah satu hasil perkebunan yang menjadi sumber devise bagi indonesia. selain mempunyai nilai ekonomis, minuman kopi sangat digemari karena memiliki citarasa serta aroma yang khas. kegemaran minum kopi cepat meluas ke seluruh dunia setelah ditemukan cara-cara penggunaan bahan mupun metode pengolahan yang lebih sempurna. dikabupaten aceh tengah dan bener medch (dataran tinggi gayo), temasuk kabupaten gayo lues, banyak varietas kopi arabika dibudidayakan petani, dan bahkan ada diantaranya telah menjadi varietas primadona. varietas- varietas tersebut ada yang merupakan varietas introduksi dari berbagai wilayah pusat-pusat perkopian dunia, tapi akhir-akhir ini banyak pula telah ditemukjan varietas hasil seleksi petani setempat. banyaknya muncul varietas-varietas yang berpotensi dikembangkan dapat dimaklumi, karena penampilan (performance) valetas-vndetas tersebut di lapangan lebih unggul dibanding verietas lainnya. disamping itu metode pengolahan kopi arabika yang dikenal (`umumnya dilakukan) di kabupaten aceh tengah dan bener meriah (dataran tinggi gayo), sedikit berbeda dengan pengolahan kopi secara umum, yaitu : semi wash (olah basah, gerbus basah) dan full wash (olah basah. gerbus kering). varietas-varietas yang ditanam pada ketinggian-ketinggian di dataran tinggi gayo masih sangat beragam yang mangakibatkan turunya dan tidak homogiya kualitas citarasa yang dihasilkan. 0leh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk menentukan varietas unggul kopi arabika yang sesuai untuk dibudidayakan pada ketinggian tempat tertentu dan dengan cara pengolahan yang hasilnya nanti dapat digunakan perbaikan dalam penanaman varietas-varietas dan pengolahan kopi arabika menjadi citarasa yang dinilai oleh semua orang. penetapan lokasi dilakukan dengan cara memilih kebun kopi arabika rckyat yang memiliki lima varietas yang akan di uji pada tiga ketinggian tempat di dataran tinggi gayo (kabupaten aceh tengah dan bener meriah) dan diolah dengm dua cara pengolahan secara khusus, penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan kopi arabika dengan mutu dan citarasa yang baik pada beberapa ketinggan dengan dua cara pengolahan. penelitian ini terdiri dari tiga faktor. faktor pertama adalah varietas yang digunakan (v) yaitu vi = ateng super, v2 = bergendal, v3 =bor-bor, v4 = tin- tim dan v5 = lini_s, faktor kedua adalah ketinggian tempat tumbuh yang digunakan (k) yaitu k1 =
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI CITARASA LIMA VARIETAS KOPL ARABIKA PADA TIGA KETINGGIAN TEMPAT TUMBUH DAN DUA CARA PENGOLAHANRNDI DATARAN TINGGI GAYO. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2010
Baca Juga : PENGARUH VARIETAS DAN KETINGGIAN TEMPAT TUMBUH TERHADAP MUTU WINE COFFEE (MUHAMMAD YUDI, 2018)
Abstract
Baca Juga : PERBAIKAN KUALITAS BIJI KOPI ARABIKA GAYO MELALUI SORTASI UKURAN BUAH PADA BEBERAPA KETINGGIAN TEMPAT TUMBUH (MUHAMMAD MUFLIH SIREGAR, 2024)