Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Bellyona Feranika, PENENTUAN WAKTU PENGERINGAN BIJI KOPL ARABIKA (COFFEA ARABICA). Banda Aceh Fakultas Pertanian,2009

Di provinsi aceh, kopi merupakan salah satu komoditi andalan yang cukup berperan dalam meningkatkan pendapatan petani, lapangan keria dan sumber pendapatan daerah. jenis biji kopi khususnya di provinsi aceh yaitu kopi arabika. petani kopi di provinsi aceh melakukan pengeringan kopi dengan cara menjemur di terik matahari. cara pengeringan ini membutuhkan waktu yang lama dan hasil yang kurang sempurna serta tenaga keria yang banyak. pengeringan yang tidak sempurna dapat mengakibatkan biji kopi berwarna coklat, beriamur dan berbau apek, sehingga hasil yang diperoleh kurang bagus dan tidak dapat disimpan dalam waktu yang lama serta dapat menuniukkan harga jual. 0leh karena itu, dibutuhkan suatu metoda alternatif pengeringan buatan. pengeringan dengan menggunakan oven dryer merupakan suatu alternatif untuk mengeringkan biji kopi. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu terbaik dan waktu pengeringan optimum pada biji kopi arabika yang dikeringkan dengan oven dryer. analisis meliputi : hadar kafein. kadar lemak dan uji organolaptik yang diamati setelah pengeringan. tempat dan waktu penelitian dilakukan di iaboratorium pasca panen dan i.aboratorium pengolahan nabati jurusan teknoloti hasil pertanian, fakultas pertanian universitas syiah kuala, darussalam, banda aceh yang dilaksanakan pada bulan januari - februari 2009. alat yang digunahan pada penelitian adalah oven dyer, cawan stainless, themometer, desikator, timbangan digital, baskom, plastik kawat nyamuk, alat-alat gelas, kertas saring, alat pemanas listrik/pemanas uap dan kapas wool. bahan yang digunakan biji kopi arabika jenis tim-tim, tumbuh pada ketinggian 1300 di atas permukaan laut dan umur panen 4 bulan, yang didapatkan dari takengon bener meriah, larutan kloroform, larutan dietil eter dan aquadest. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) non faktorial, yang diuji suhu pengeringan terdiri dari 4 taraf yaitu ao + suhu kontrol matahari 28 - 50 oc , a1 +40oc, a2 +60oc dan a3 = 80 oc. masing-masing perlakuan dilakukan tiga kali ulangan. hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu pengeringan biji kopi arabika terbaik 4 jam pada suhu 80oc dengan kadar air 13,62%,kadar kafein 1,13% dan kadar lemak 16,02%, dimana semun komposisi ini memenuhi standar biji kopi sebelum pengolahan. hasiluji organoleptik menunjukkan bahwa penulis menerima biji kopi arabika pada pengeringan suhu 80oc, dengan nilai terhadap warna 5,08 dan aroma 5,05 (sangat suka). dari hasil analisis keragaman menunjukkan hasil uji lanjut duncan 5% terhadap kadar kafein menunjukkan bahwa suhu 80oc berbeda nyata dengan suhu 60oc,40oc dan matahari. pada kadar lemak menunjukkan bahwa 80oc dan 60oc berbeda nyata dengan suhu 40oc dan matahari. untuk organolaptik hasil uji lanjut duncan 5% terhadap warna menunjukkan bahwa suhu 60oc berbeda nyata dengan suhu matahari, 80oc dan 40oc, dan aroma menunjukkan bahwa suhu 60oc, matahari dan 80oc berbeda nyata dengan suhu 40°c.



Abstract



    SERVICES DESK