Neneng yunina, s dengan judul skripsi "pemasaran melon (cucumis melo l) di kota banda aceh dengan pembimbing utama bapak dr. ir. romano, mp dan pembimbing kedua bapak drs. h. ibrahim saleh permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini adalah berapa besar pendapatan yang diperoleh pedagang dalam pemasaran melon di kota banda aceh. penelitian ini dilaksanakan di pasar keutapang, pasar peunayong dan pasar lamnyong kota banda aceh. penelitian lokasi sampel dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan di lokasi tersebut banyak dikunjungi oleh konsumen dan letaknya sangat strategis. objek penelitian ini adalah pemasaran dan margin pemasaran buah melon. ruang lingkup penelitian ini terbatas pada variabel pendapatan petani dan pemasaran buah melon yang telah menghasilkan produksi dari usahataninya. tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui besar pendapatan yang diperoleh pedagang dalam pemasaran melon di kota banda aceh. adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode random cluster. adapun menjadi populasi dalam penelitian ini adalah semua pedagang pengecer buah-buahan melon di pasar keutapang, pasar peunayong dan pasar lamnyong kota banda aceh. hasil penelitian besarnya pendapatan pedagang besar yaitu rp i.672.500 per bulan dan pedagang pengecer buah melon di rota banda aceh rp 223.167 per bulan. usaha dagang yang dilakukan oleh para pedagang melon k.ota banda aceh telah memberikan keuntungan yang layak kepada para pedagang yaitu dimana jumlah pendapatan yang diterima lebih besar dibandingkan jumlah biaya produksi, hal ini ditandai dengan nilai r/c > i. diharapkan kepada para pedagang agar bisa lebih berani dalam berdagang yaitu dengan meningkatkan jumlah modal yang digunakan sehingga jumlah barang yang dimiliki juga meningkat.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMASARAN MELON (CQCUMIS MELO L.) DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2009
Baca Juga : BUAH MELON (CUCUMIS MELO) SELAMA PENYIMPANAN DENGAN PENDEKATAN ARRHENIUS (Khairul Amri, 2018)