Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
dr. Sannita Mayusda, FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI ALLOIMUNISASI PADA TRANFUSION DEPENDENT THALASSEMIA ANAK DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Program Pendidikan Dokter Spesialis-I llmu Kesehatan Anak,2024

Abstrak latar belakang. pasien tranfusion dependent thalassemia (tdt) anak dapat berisiko mengalami alloimunisasi karena membutuhkan transfusi darah secara rutin seumur hidupnya. paparan transfusi darah berulang dapat menyebabkan pembentukan alloantibodi. alloimunisasi merupakan kejadian terbentuknya alloantibodi terhadap penerima donor darah yang dapat menyebabkan terjadinya reaksi transfusi yang tidak diinginkan. alloimunisasi dapat menyulitkan pasien tdt anak dalam menemukan donor darah yang cocok, sehingga dapat meningkatkan risiko komplikasi transfusi darah yang lebih banyak lagi. tujuan. untuk mengetahui faktor risiko kejadian alloimunisasi pada tdt anak. metode. penelitian ini dengan desain cross sectional dengan analitik observasional yang dilakukan di poliklinik sentra talasemia rumah sakit umum dr. zainoel abidin (rsudza) banda aceh. sejak 15 mei 2023 sampai 24 juni 2023 dengan jumlah 70 sampel yang memenuhi kriteria penelitian. data subjek didapatkan dari pengisian kuesioner dan data transfusi darah dan skrining alloantibodi didapatkan dari pemeriksaan crosmacth darah pretransfusi. uji data bivariat dilakukan dengan uji chi-square. hasil. selama periode penelitian, terdapat 8 (11,43%) pasien alloimunisasi pada tdt anak di aceh. secara analisis bivariat faktor risiko yang paling berpengaruh adalah volume transfusi darah (p = 0,009) dengan or= 11,083 (ik 95% 1,28295,786), hubungan lamanya transfusi darah didapatkan or=2,644 dan umur 10-8 tahun didapatkan or=1,467 meskipun secara statistik tidak menunjukkan kemaknaan. kesimpulan. volume transfusi darah merupakan faktor risiko yang paling berpengaruh pada alloimunisasi pasien tdt anak kata kunci: alloimunisasi, transfusi darah, tranfusion dependent thalassemia anak, faktor risiko.



Abstract

ABSTRACT Background. Pediatric transfusion-dependent thalassemia (TDT) patients may be at risk of alloimmunization because they require regular blood transfusions throughout their lives. Exposure to repeated blood transfusions can lead to the formation of alloantibodies. Alloimmunization is the formation of alloantibodies against the blood donor recipient, which may cause unwanted transfusion reactions. Alloimmunization can hinder pediatric TDT patients from finding a suitable blood donor, increasing the risk of more blood transfusion complications. Objective. This study aims to determine the risk factors for alloimmunization occurrence in pediatric TDT. Methods. This study was a cross-sectional design with observational analytics conducted at the Polyclinic of Thalassemia Center of Dr. Zainoel Abidin Public Hospital (RSUDZA) Banda Aceh. It was conducted from May 15, 2023, to June 24, 2023, and involved 70 samples that met the research criteria. The data was obtained from a questionnaire administered to the subjects. Blood transfusion and alloantibody screening data was also from the pre-transfusion blood crosmacth examination. Data was analyzed using a bivariate data test performed with a chisquare test. Results. This study found 11.43% of patients with alloimmunization in pediatric TDT in Aceh. The bivariate analysis revealed that the most influential risk factor was the volume of blood transfusion (p = 0.009, OR = 11.083, 95% CI [1.28295.786]. The relationship between the duration of blood transfusion (OR = 2.644) and age 10-8 years (OR = 1.467) showed no statistically significant influence. Conclusion. Blood transfusion volume is the most influential risk factor for alloimmunization in pediatric TDT patients. Keywords: Alloimmunization, blood transfusion, Transfusion Dependent Thalassemia in children, risk factors.



    SERVICES DESK