Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
ALWIDA ZIA ZAHARANI, PENGARUH INVESTASI DAN INFLASI TERHAFAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA. Banda Aceh Fakultas Ekonomi Pembangunan,2024

Pertumbuhan ekonomi merupakan isyarat untuk mencapai keberhasilan pembangunan ekonomi dalam kehidupan masyarakat. investasi dianggap sebagai salah satu faktor yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. pertumbuhan ekonomi dan gerak laju suatu negara maupun dalam lingkup wilayah tidak dapat dipisahkan dari investasi dan pengendalian inflasi. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh investasi dalam sektor air dan sanitasi, dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi di indonesia. investasi air dan sanitasi dipilih karena dianggap mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan produktivitas ekonomi. berdasarkan teori harrod-domar, investasi baru diperlukan untuk memacu pertumbuhan ekonomi, baik melalui peningkatan kapasitas produksi maupun pengeluaran masyarakat. jenis data pada penelitian ini menggunakan data time series dari tahun 1995-2022. data menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi indonesia mengalami fluktuasi signifikan selama periode 1995-2022, dengan investasi air dan sanitasi rata-rata sebesar 17,89 usd dan inflasi rata-rata 11,47 persen. hasil penelitian dengan model ols (ordinary least square) menunjukkan bahwa investasi air dan sanitasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan sedangkan inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. diharapkan kepada pemerintah untuk menjaga kestabilan dan mengawasi pertumbuhan ekonomi dengan melakukan kebijakan ekspansif agar pertumbuhan ekonomi dapat terjaga. pemerintah perlu menjaga kestabilan harga setiap produk terutama bahan pokok untuk menekan inflasi dan mengendalikan jumlah uang beredar di masyarakat serta perlu melakukan peningkatan investasi dan memperhatkan prioritas dalam investasi air dan sanitasi.



Abstract

Economic growth is a signal to achieve successful economic development in people's lives. Investment is considered as one of the factors that can increase economic growth. Economic growth and progress in a country or within a region cannot be separated from investment and controlling inflation. This research aims to determine the effect of investment in the water and sanitation sector, and inflation on economic growth in Indonesia. Water and sanitation investments were chosen because they were considered able to improve community welfare and economic productivity. Based on the Harrod-Domar theory, new investment is needed to spur economic growth, both through increasing production capacity and public spending. The type of data in this research uses time series data from 1995-2022. Data shows that Indonesia's economic growth experienced significant fluctuations during the 1995-2022 period, with an average water and sanitation investment of 17.89 USD and average inflation of 11.47 percent. The results of research using the OLS (Ordinary Least Square) model show that investment in water and sanitation has a negative and insignificant effect, while inflation has a negative and significant effect on economic growth. It is hoped that the government will maintain stability and monitor economic growth by implementing expansionary policies so that economic growth can be maintained. The government needs to maintain price stability for every product, especially basic commodities, to reduce inflation and control the amount of money circulating in society and needs to increase investment and prioritize investment in water and sanitation.



    SERVICES DESK