Indonesia merupakan sebuah negara yang terkenal dengan iklim tropisnya dan tingkat curah hujan yang tinggi sehingga berpotensi besar terjadi banjir. banjir seringkali melanda berbagai wilayah yang menyebabkan kerusakan yang signifikan termasuk pada fasilitas sanitasi. toilet portabel konvensional tidak efektif digunakan ketika suatu wilayah terendam air. oleh karena itu, diperlukan sebuah inovasi yang mampu mengatasi tantangan ini. floating portable toilet muncul sebagai solusi yang dirancang untuk mengapung pada permukaan air. penelitian ini bermanfaat untuk mengetahui kemampuan apung dan stabilitas floating portable toilet apabila mengapung. perencanaan floating portable toilet membutuhkan analisis berat toilet berdasarkan dimensi dan material yang digunakan, kapasitas pada tangki septik, kapasitas gaya apung pelampung, serta kestabilan benda terapung. floating portable toilet memiliki berat total sebesar 4966,408 kg. pelampung yang digunakan dalam floating portable toilet menggunakan material beton foam dengan dimensi panjang 0,8 m, lebar 3,6 m, dan tinggi 1 m serta berat 835,152 kg. analisis kapasitas gaya apung menerapkan hukum archimedes yang memberikan hasil bahwa pelampung yang digunakan mampu memberikan daya apung yang lebih besar dari berat yang perlu didukungnya serta telah memenuhi syarat keamanan bagi bangunan terapung. setelah mendapatkan dimensi pelampung yang mampu memberikan gaya apung bagi floating portable toilet, analisis dilanjutkan untuk mengetahui kestabilan toilet saat terapung. analisis kestabilan dilakukan dengan beberapa kondisi untuk melihat kemungkinan olengnya toilet, terdapat lima skenario yang digunakan yaitu skenario i (minimum), skenario ii, skenario iii, skenario iv, dan skenario v (maksimum). analisis kestabilan memperhitungkan titik berat (g), titik apung (b), dan tinggi metasentrik (gm). hasil dari analisis kestabilan dalam semua skenario menunjukkan bahwa floating portable toilet memiliki tinggi metasentrik positif yang berarti floating portable toilet memiliki kestabilan positif.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KESTABILAN FLOATING PORTABLE TOILET PADA PERMUKAAN AIR. Banda Aceh Fakultas Teknik Sipil,2024
Baca Juga : KAJIAN NUMERIS KESTABILAN FLOATING PORTABLE TOILET TERHADAP PENGARUH GELOMBANG (Vania Navissa Munir, 2024)
Abstract
Indonesia is a country known for its tropical climate and high levels of rainfall, which resulting high potential of flooding. Floods often hit various areas causing significant damage including to sanitation facilities. Conventional portable toilets are ineffective when an area is submerged in water. Therefore, an innovation is needed that can overcome this challenge. Floating portable toilets emerged as a solution designed to float on the water surface. This research is useful to determine the buoyancy and stability of floating portable toilets when floating. Planning a floating portable toilet requires analyzing the weight of the toilet based on the dimensions and materials used, the capacity of the septic tank, the buoyancy capacity of the float, and the stability of the floating object. The floating portable toilet has a total weight of 4966.408 kg. The float used in the floating portable toilet uses foam concrete material with dimensions of 0.8 m long, 3.6 m wide, and 1 m high and weighs 835.152 kg. Analysis of buoyancy force capacity applies Archimedes' law which gives the result that the buoy used is able to provide buoyancy greater than the weight it needs to support and has met the safety requirements for floating buildings. After obtaining the dimensions of the buoy that can provide buoyant force for the floating portable toilet, the analysis is continued to determine the stability of the toilet when floating. Stability analysis was conducted under several conditions to see the possibility of toilet overturning, there are five situations used, namely the state of scenario I (minimum), scenario II, scenario III, scenario IV, and scenario V (maximum). The stability analysis takes into account the weight point (G), buoyancy point (B), and metacentric height (GM). The results of the stability analysis in all situations show that the floating portable toilet has a positive metacentric height, which means that the floating portable toilet has positive stability.
Baca Juga : HUBUNGAN POLA ASUH KELUARGA DENGAN PENERAPAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA TODDLER DI PAUD KECAMATAN KUTA ALAM BANDA ACEH (cut aja nuri, 2016)