Manajemen guru penggerak dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sd negeri kabupaten bireuen oleh: syukratun nufus npm: 2109200050008 komisi pembimbing: 1. prof. dr. bahrun, m. pd. 2. dr. khairuddin, m. pd. abstrak salah satu kebijakan dari program merdeka belajar adalah guru penggerak, mereka berperan sebagai inovator, pemimpin yang peka terhadap situasi dan kondisi belajar siswa, serta agen perubahan yang memimpin inovasi dan perbaikan dalam praktik pembelajaran, hal ini membantu meningkatkan mutu pembelajaran secara keseluruhan. tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen guru penggerak dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sd negeri kabupaten bireuen. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif, melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. temuan penelitian menunjukkan bahwa; perencanaan guru penggerak melibatkan koordinasi dalam penyusunan visi misi sekolah sesuai dengan tuntutan kurikulum merdeka, serta menyusun strategi pembelajaran terbaru. pengorganisasian guru penggerak didukung oleh seluruh pihak sekolah untuk mengajak guru berpartisipasi dalam program, menciptakan kolaborasi untuk lingkungan sekolah yang positif. pelaksanaan guru penggerak meningkatkan mutu pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik, menentukan gaya belajar yang sesuai, dan mengimplementasikan strategi pembelajaran menggunakan teknologi. evaluasi guru penggerak melibatkan penyusunan instrumen evaluasi, melakukan asesmen awal, tengah, dan akhir pembelajaran, serta melaksanakan refleksi sebagai tindak lanjut dalam perbaikan pembelajaran selanjutnya. kendala guru penggerak dalam meningkatkan mutu pembelajaran meliputi kurangnya sarana prasarana, komunikasi yang kurang lancar karena perbedaan pemahaman bahasa peserta didik, dan jadwal yang sangat padat antara tugas guru penggerak, peran sebagai ibu, dan peran sebagai anggota masyarakat. kata kunci: manajemen, guru penggerak dan mutu pembelajaran
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
MANAJEMEN GURU PENGGERAK DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SD NEGERI KABUPATEN BIREUEN. Banda Aceh Program Studi Magister Administrasi Pendidikan,2024
Baca Juga : KOMPETENSI GURU PENGGERAK DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI SIMEULUE (Sonya Valentine Simangunsong, 2026)
Abstract
PIONEER TEACHER MANAGEMENT IN ENHANCING THE QUALITY OF LEARNING AT ELEMENTARY SCHOOLS IN BIREUEN REGENCY ABSTRACT (Syukratun Nufus) One of the pivotal policies of the Merdeka Belajar program is Guru Penggerak or Pioneer Teacher Program that supports teachers as innovators, leaders sensitive to students' learning circumstances, and agents of change driving innovation and enhancement in learning practices. This initiative significantly contributes to the overall quality of education. The objective of this study was to determine the management of Pioneer Teacher Program in enhancing the quality of learning in public elementary schools within Bireuen Regency. Employing a qualitative approach with a descriptive research design, the data were collected through observations, interviews, and documentation. A qualitative-descriptive analysis was conducted, involving data reduction, data presentation, and conclusion. The findings revealed that the planning phase of this program usually involved coordinating the formulation of the school's vision and mission in alignment with the demands of the Merdeka curriculum alongside the development of cutting-edge teaching strategies. In addition, the program was fostered by collaborative efforts from all school stakeholders, encouraging active participation in the program and fostering a positive school environment. Moreover, the implementation of this program empowered teachers tailoring their teaching to meet students' needs, identifying suitable learning styles, and integrating technology into their teaching strategies. The evaluation of this program involved preparing assessment tools, conducting initial, intermediate, and final assessments, following up with reflective practices to inform subsequent improvements in teaching and learning. However, the obstacles faced regarding this Pioneer Teacher Program in enhancing the quality of learning included inadequate infrastructure, communication challenges arising from linguistic disparities among students, and the demanding nature of their roles, balancing responsibilities of the teachers as educators, caregivers, and community members. Keywords : Management, Pioneer Teacher, Quality of Learning
Baca Juga : KINERJA GURU PENGGERAK DALAM MENINGKATKAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN DI SMA KABUPATEN PIDIE (Dewi Kartika, 2025)