Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
ROSI DWI OKTA SARI, HASIL TANGKAPAN DAN SEBARAN DAERAH PENANGKAPAN RAWAI HIU YANG BERBASIS DI PPI UJUNG SERANGGA, ACEH BARAT DAYA. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan Perikanan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan,2024

Daerah penangkapan rawai hiu yang cenderung semakin jauh, mengakibatkan banyaknya kerugian bagi nelayan dan seringnya hiu tertangkap dengan ukuran yang belum mencapai dewasa dan juga beberapa kali nelayan hanya berhasil menangkap satu individu hiu per jenisnya. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi hasil tangkapan rawai hiu yang di daratkan di ppi ujung serangga dan untuk mengetahui sebaran daerah penangkapan rawai hiu yang di daratkan di ppi ujung serangga. penelitian ini dilakukan selama bulan maret sampai dengan april 2024 bertempat di ppi ujong serangga, desa padang baru, kecamatan susoh, kabupaten aceh barat daya. metode penelitian yang digunakan ialah metode deskriptif yang bersifat survei dan observasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tangkapan hiu terbanyak ialah pada perairan mentawai terdiri dari pulau siberut dan pulau pagai. selama bulan penelitian hiu yang di daratkan di ppi ujung serangga berjumlah 296 individu dengan total spesies adalah 8 spesies. hiu yang mendominansi selama penelitian adalah hiu lanjaman (carcharhinus falciformis) sebanyak 147 individu dengan persentase (49,66%) dan spesies hiu ekor bintik (carcharhinus sorrah) sebanyak 82 individu dengan persentase (27,70%). spesies hiu yang paling sedikit tertangkap ialah hiu martil besar (sphyrna mokkaran) sebanyak 1 individu (0,34%), hiu harimau (galeocerdo cuvier) sebanyak 1 individu (0,34%), dan hiu silvertip (carcharhinus albimarginatus) sebanyak 1 individu (0,34%). sebaran daerah penangkapan rawai hiu yang didaratkan di ppi ujung serangga terdapat 9 lokasi penangkapan yang terdiri dari pulau ujung batu, pulau gunung sitoli, pulau asu, pulau siberut, pulau hinako, pulau bangkaru, pulau simuk, pulau pini dan pulau pagai. lokasi tersebut didapat dengan memperlihatkan google map kepada nelayan, kemudian ditunjukkan lokasi berdasarkan daerah penangkapan.



Abstract

Fishing areas using shark longline tend to move further, causing so much loss for fisherman, even several times catch smaller sharks only one of a species. The purpose of this research is to determine the distribution of shark longline fishing areas that landed in PPI Ujung Serangga and to determine the composition of shark longline catches landed at PPI Ujung Serangga. This research was done on 2024, March to April at PPI Ujong Serangga, Padang Baru Village, Susoh District, Southwest Aceh Regency. The research method used is a descriptive method that is survey and observation in nature. The results showed that the most shark catches were in Mentawai waters consisting of Siberut Island and Pagai Island. During the research month sharks landed at PPI Ujung Serangga totaled 296 individuals with a total of 8 species. The dominant shark during the study was the lanjaman shark (Carcharhinus falciformis) as many as 147 individuals with a percentage of (49.66%) and spotted tail shark species (Carcharhinus sorrah) as many as 82 individuals with a percentage of (27.70%). The least caught shark species were great hammerhead shark (Sphyrna mokkaran) with 1 individual (0.34%), tiger shark (Galeocerdo cuvier) with 1 individual (0.34%), and silvertip shark (Carcharhinus albimarginatus) with 1 individual (0.34%). The distribution of shark longline fisheries landed at Ujung Serangga IWT has 9 fishing locations consisting of Ujung Batu Island, Gunung Sitoli Island, Asu Island, Siberut Island, Hinako Island, Bangkaru Island, Simuk Island, Pini Island and Pagai Island. The location was obtained by showing a google map to the fishermen, then showing the location based on the fishing area.



    SERVICES DESK