Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Abuzar Muttaqin, ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DITINJAU DARI RELEVANSI DAN KEANDALAN PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAN OPINI AKUNTAN PUBLIK TERHADAP LAPORAN KEUANGAN YANG TELAH DI AUDIT (STUDI KASUS PADA PT. BANK DANAMON TBK). Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2006

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laporan keuangan ditinjau dari relevansi dan keandalan penyajian laporan keuangan perusahaan dan opini akuntan publik terhadap laporan keuangan yang telah diaudit pada pt bank danamon tbk. data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu mengenai laporan auditor independen dan laporan keuangan pt bank danamon tbk pada periode pengamatan 31 desember 2002 s.d 31 desember 2004. data dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan analisis terhadap dokumen-dokumen secara menyeluruh. dari hasil penelitian diketahui bahwa dua jenis akun yang tidak clisajikan dalam laporan keuangan yakni; akun keuntungan atau kerugian investasi efek, dan akun estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi pada tabun 2002 s.d 2004. sementara itu, akun surat berharga yang diterbitkan pada tahun 2002 dan 2003 tidak disajikan, tetapi pada tahun 2004 akun tersebut disajikan. dianalisa bahwa walaupun terdapat akun-akun yang tidak disajikan dalam laporan keuangan bank, namun secara umum dapat dikatakan bahwa penyajian laporan keuangan bank telah disajikan secara memadai dan relevan dalam semua hat yang material sesuai dengan sandar akuntansi keuangan yang berlaku di indonesia. ditinjau dari keandalan, maka penyajian laporan keuangan bank pada tahun 2002 s.d 2004 telah disajikan secara jujur dan netral sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berterima umum di indonesia. berdasarkan hasil dan analisa penelitian dapat disimpulkan bahwa laporan keuangan pt bank danamon tbk cukup menyatakan adanya relevansi dan memiliki keandalan dalam penyajian laporan keuangannya, hal tersebut diperkuat oleh opini yang disampaikan akuntan publik yang menyatakan pendapat "wajar tanpa pengecualian" pada periode 2002 s.d 2004.



Abstract



    SERVICES DESK