Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat melihat persepsi dan tingkat perbedaan persepsi antara auditor bpkp bidang lnvestigasi dan auditor bpkp bidang akuntan negara terhadap pemahaman audit forensik dalam pemberantasan korupsi. populasi dari penelitian ini adalah auditor kantor bpkp provinsi nanggroe aceh darussalam. sampel dalam penelitian ini adalah auditor bpkp bidang lnvestigasi dan akuntan negara pada kantor bpkp proviusi nanggroe aceh darussalam. pengumpulan data dan infomasi yang diperlukan dalam penelitian ini dilakukan dengan penelitian lapangan ( field research). data yang dipakai adalah data primer, yang diperoleh secara langsung dari subjek penelitian dalam bentuk persepsi responden dengan cara mengedalkan daftar pertanyaan dalam bentuk kuesioner kepada 36 responden. dari jumlah kuesioner yang dibagikan kepada responden sebanyak 36 kuesioner, semua kuesioner diterima kembali oleh peneliti. dari 36 kuesioner tersebut. kuesioner yang dapat diolah berjumlah 35 kuesioner sedangkan i kuesioner lagi dinyatakan rusak atau tidak lengkap. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa. persepsi auditor bpkp nad terhadap pemahaman audit forensik dalam pemberantasan korupsi sudah cukup baik. hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat persepsi antara auditor bpkp bidang lnvestigasi dan auditor bpkp bidang akuntan negara terhadap pemahaman audit forensik dalam pemberantasan korupsi. selain itu hasil penelitian ini juga menunjukkan. tidak terdapat perbedaan tingkat persepsi antara auditor bpkp bidang lnvestigasi dan auditor bpkp bidang akuntan negara terhadap audit forensik dimasa kini dan nasa yang akan datang.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERSEPSI AUDITOR BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN (BPKP) PROVINSI NANGGROE ACEHRNDARUSSALAM TERHADAP PEMAHAMAN AUDIT FORENSIK DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI. Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2008
Baca Juga : PENGARUH KUALITAS AUDIT TERHADAP KARAKTERISTIK KUALITATIF LAPORAN AUDIT PADA KANTOR PERWAKILAN BPKP PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM (Yuliawati, 2024)