Adnan, 0051311747, analisis pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (zea mays l.) serta karakteristik galma pada sistem olah tanah dan jarak. tanam berbeda. dibawah bimbingan ir.gina erida, m. si sebagai ketua dan ir. hasnah, m. p sebagai anggota. kajian tentang analisis pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pada beberapa sistem olah tanah dan jarak tanam, telah dilakukan di kebun percobaan fakultas pertanian, universitas syiah kuala, sejak bulan september 2004 sampai desember 2004. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem olah tanah dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung serta .karakteristik gulma. penelitian menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan tiga ulangan. faktor pertama adalah sistem olah tanah yang terdiri dari tiga taraf yaitu p;= tanpa olah tanah, p = olah tanah minimum, p = olah tanah sempurna, sedangkan faktor kedua adalah jarak tanam yang terdiri dari tiga taraf yaitu j1= 50 cm x 30 cm (66.666 tanaman ha'), j2= 50 cm x 40 cm (50.000 tanaman ha'), dan j3= 50 cm x 50 cm (40.000 tanaman ha 1). seluruh data hasil pengamatan pada setiap peubah dihitung dengan analisis ragam, jika perlakuan berbeda nyata, dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (bnt) pada taraf 0,05. peubah yang diamati adalah sdr, tinggi tanaman, indeks luas daun, laju pertumbuhan tanaman, bobot kering gulma, bobot biji kering per tanaman dan bobot biji kering per hektar. hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem olah tanah berpengaruh terhadap peubah bobot kering gulma, obot biji kering per tanaman dan bobot biji kering per hektar. sistem olah tanah minimun dan sempuma memilik.i bobot kering gulma lebih rendah dan bobot biji kering lebih tinggi dibandingkan tanpa olah tanah. jarak tanam berpengaruh terhadap peubah tinggi tanarnan, indeks luas daun, laju pertumbuhan tanaman, bobot kering gulma, bobot biji kering per tanaman dan bobot biji kering per hcktar. jarak tanam 50 cm x 30 cm memiliki nilai indeks luas daun dan laju pertumbuhan yang tertinggi diikuti dengan jarak tanam 50 cm x 40 cm dan 50 cm x 50 cm. bobot kering gulma tertinggi dan bobot biji kering per tanaman terendah dijumpai pada jarak tanam 50 cm x 30 cm, bobot biji kering per hektar tertinggi dijumpai pada jarak tanam 50 cm x 30 cm dan terendah pad a jarak tanam 50 cm x 50 cm. tidak terdapat interaksi antara sistem olah tanah dan jarak tanam terhadap peubah tinggi tanaman, indeks luas daun, laju pertumbuhan tanaman, bobot kering gulma, bobot biji kering per tanaman dan bobot biji kering per hektar.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L.) SERTA KARAKTERISTIK GULMA PADA SISTIM OLAH TANAH DAN JARAK TANAM BERBEDA. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2005
Baca Juga : PENGARUH PUPUK SP36 TERHADAP PERTUMBUHAN GULMA DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS DALAM SISTEM TANPA OLAH TANAH DAN OLAH TANAH SEMPURNA (Syafrizal, 2024)
Abstract
Baca Juga : PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT FISIKA TANAH DAN HASIL JAGUNG AKIBAT SISTEM OLAH TANAH DAN KEDALAMAN DRAINASE (M. Yusuf, 2025)