Auditor dituntut untuk memberikan suatu jasa yang berkualitas. dalam hal ini auditor harus bekeria secara profesional untuk memenuhi segala tuntutan masyarahat. auditor sering dihadapkan pada tugas yang kompleks, sehingga membutuhkan sepervisor yang alran memberi arahan dalam penyelesain tugas. karena tugas yang kompleks akan terselesaikan dengan baik apabila diiringi dengan kepemimpinan yang baik pula, maka auditor juga akan merasakan kepuasan dalam menyelesaikan tugas. penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah kompleksitas tugas dan tindakan supervisi berpengaruh terhadap kepuasan keria auditor. analisis ini berdasarkan atas data yang diperoleh deri 42 reaponden auditor pada badan pemeriksaan keuangan (bpk) prov. nad dengan cara mengedarkan kuesioner. dalam penelitian ini metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi linear berganda (multiple linear regression) yang diolah dengan program komputer statistical product and service solution (spss) versi 13.0. pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji f dan uji t dengan tingkat signifikansi 5%. hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara simultan (uji f) kompleksitas tugas dan tindakan supervisi berpengaruh terhadap kepuasan keria auditor badan pemeriksa keuangan (bpk) prov. nad. dan secara parsial (uji t) tindakan supervisi berpengaruh secara signifikan terhadap kapuasan keria auditor, sedangkan kompleksitas tugas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan keria auditor badan pemeriksa keuangan (bpk) prov. nad.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KOMPLEKSITAS TUGAS DAN TINDAKAN SUPERVISI TERHADAP KEPUASAN KERIA AUDITOR (STUDI EMPIRIS PADA BPK PROV. NAD). Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2009
Baca Juga : PENGARUH MOTIVASI TERHADAP HUBUNGAN KOMPLEKSITAS TUGAS, KONFLIK PERAN DENGAN KEPUASAN KERJA AUDITOR BPK RI PERWAKILAN DI BANDA ACEH (Rizal Wahyudi, 2025)