Miksalmina "respons varietas selada (lactuca sativa l.) terhadap konsentrasi effective microorganism 4 (em-4)", (dibawah bimbingan efendi sebagai ketun dan cut nun lchsan sebagai anggota). tujuan penelitian ini adalah untuk mengetehui pengaruh pemberian em -4 sebagal input organik terhndap pertumbuhan tanaman selada dan melihat seberapa jauh varietas dan konsentrasi em 4 dapat meningkatkan hasil tanaman selada serta melihat hubungan antara varietas dengan konsentrasi em 4, yang dimulai dari tanggal 23 agustus sampal 14 0ktober 2006. rancangan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap pola faktorial 2 x 4 dengan tiga ulangan. faktor yang diteliti yaitu faktor varietas (super king, dan grand rapids) dan konsentrasi em 4 (0 cch air, 5 cch air, 10 cca air, 15 cca air). adapun peubah yang diamati adalal tinggi tanaman, lebar tajuk, jumlah daun, panjang daun, lehar daun masing-masing umur 14, 21 dan 28 hst dan berat berangkasan basah umur 30 hst. hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun umur 14, 21 dan 28 hst dan berat berangkasan basah selada umur 30 hst den berpengaruh nyata terhadap panjang daun umur 28 hst. varietas terbaik adalah varietas super king. konsentrasi em 4 berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, lebar daun umur 14, 21 dan 28 hst, jumlah daun, panjang daun dan lebar daun umur 14 dan 21 hst dan berpengaruh nyata terhadap jumlah darn, panjang dayun dan lebar dari umur 28 hst. konsentlasi em 4 terbaik adalah 10 cc/l air. terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan varietas dengan konsentrasi em 4 terhadap lebar daun umur 14 hst dan berat berangkasan basah umur 30 hst. interaksi terbaik dijumpal pada perlakuan varietas super king dengan konsentrasi i5 cc/i air.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
RESPONS VARIETAS SELADA (LACTUCA SATIVA L.) TERHADAP KONSENTRASI EFFECTIVE MLCROORGANLSM 4 (EM-4). Banda Aceh Fakultas Pertanian,2007
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK DAUN SELADA (LACTUCA SATIVA) TERHADAP PERTUMBUHAN ENTEROCOCCUS FAECALIS (Nurul Fadhillah , 2016)