Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Suprapti, PENYIMPANAN JAMUR TRAM PUTIH (PLEUROTUS ASTREATUS) SEGAR DALAM KEMASAN PIASTIK PADA SUHU RENDAH. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2011

Jamur tiram putih (pleurotus astreatus) merupakan salah satu jenis jamur yang saat ini menjadi pilihan sebagai makanan sehat yang layak dikonsumsi karena memiliki kandungan gizi yang cukup. umur simpan jamur tiram putih yang relatif singkat menyebabkan pemasaran dan penyebarannya khusus di banda aceh dan sekitarnya. 0leh karena itu perlu adanya penanganan lebih tepat untuk memperpanjang umur simpan jamur tiram putih. metode yang digunakan untuk mempertahankan kesegaran jamur tiram putih yang siap dikonsumsi dalam bentuk segar yaitu menyimpannya pada suhu rendah dan penggunaan variasi kemasan plastik dan suhu. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi kemasan plastik dan suhu penyinpanan sehingga mampu mempertahankan umur simpan jamur tiram putih segar pada suhu rendah. alat-alat yang digunakan meliputi: timbangan digital, lemari pendingin (refrigerator), peralatan gelas, themometer, wadah/baskom, pengeduk, cawan pengabuan, tanur pengabuan, penjepit cawan, pemanas kjeldahl, alat destilasi. kemasan plastik polipropilen (pp) merk wayang, kemasan plastik polietilen (pe) merk singa laut dan kemasan plastik polistiren (ps) merk party ware. bahan yang digunakan adalah jamur tiram putih segar. analisis parameter mutu meliputi susut bobot, kadar abu, kadar protein dan uji onganoleptik yaitu warna, aroma, tekstur dan penerimaan keseluruhan yang diamal sedap tiga hari sekali hingga konsumen menolak. penelitian menggunakan rancang acak lengkap (ral) dengan dua faktor yang diuji yaitu kemasan plastik (pp,pe dan ps) dan suhu penyimpanan (10°c, 15°c dan 27'c) dengan 3 kali ulangan. hasil penelitian menunjukkan bahwa jamur tiram putih dengan variasi kemasan polipropilen (pp) dengan suhu 10°c,15°c, dan kemasan polietillen (pe) dengan suhu 10°c mampu bertahan selama 18 hari penyimpanan pada suhu rendah. apabila dibandingkan dengan jamur tiram putih tanpa perlakuan (kontrol) yang hanya bertahan selama 6 hari. kemasan polipropilen(p'p) dengan suhu 15°c merupakan perlakuan terbaik dengan persentase susut bobot sebesar 4,23%, kadar abu 0,29%, kadar protein 2,63% dan masih diterima konsumen hingga penyimpanan hari ke-18 berdasarkan uji organoleptik dengan tingkat penerimaam terhadap warna dengan nilai i,02 (tidak suka), aroma dengan nilai i,06 (tidak suka), tekstur dengan nilai i,08 (tidak suka) dan penerimaan keseluruhan dengan nilai 1,02 (tidak suka).



Abstract



    SERVICES DESK