Rachmad kurniawan "invigorasi benih selada (lactucca sativva l.) kadaluarsa menggunakan iarutan peg dengan air kelapa muda berdasarkan lama lnkubasi". dibawah bimbingan said lmran ak sebagai pembimbing utama dan erita hayati sebagai pembimbing anggota. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan potensial osmotik peg (poly ethylene glycol) dengan air kelapa muda berdasarkan lama inkubasi yang sesuai terhadap viabilitas dan vigor benih selada kadaluarsa, serta untuk mengetahui pengaruh interaksi antar konsentrasi peg dengan air kelapa muda berdasarkan lama inkubasi. penelitian ini dilaksanakan di laboratorium ilmu dan teknologi benih fakultas pertanian universitas syiah kuala darussalam banda aceh, berlangsung deri tanggal 10 juni sampai 1 agustus 2005. rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (ral) pola faktorial 3x4 dengan tiga ulangan yang terdiri atas dua faktor, yaitu konsentrasi peg dengan air kelapa muda serta lama inkubasi. parameter viabilitas potensial yang diamati meliputi potensi tumbuh dan daya berkecambah untuk vigor kekuatan tumbuh yang diamati meliputi kecepatan tumbuh dan keserampakan tumbuh. perlakuan terbaik diperoleh pada potensial osmotik larutan peg -0,3 bar. lama inkubasi berpengaruh sangat nyata terhadap kecepatan tumbuh benih selada kadaluarsa. lama inkubasi terbaik diperoleh inkubasi 16 jam. terdapat interaksi yang sangat nyata antara kousentrasi peg dengan air kelapa muda dan lama inkubasi pada kecepatan tumbuh benih selada kadalursa. kombinasi terbaik diperoleh pada poteusial osmotik peg -0,5 bar dengan lama inkubasi 16 jam.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
INVIGORASI BENIH SELADA (LACTUCA SAZIVA L.) KADALUARSA MENGGUNAKAN LARUTAN PEG DENGAN AIR KELAPARNMUDA BERDASARKAN LAMA INKUBASI. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2006
Baca Juga : PENGARUH LAMA INKUBASI DAN POTENSIAL OSMOTK LARUTAN TERHADAP EFEKTIVITAS PENINGKATAN VIABILITAS DAN VIGOR BENIH PADI (ORYZQ SATIVA L.) KADALUARSA KOLEKSI PLASMA NUTFAH (Cut Nurseha, 2024)