Penelitian terkait dengan kecernaan in vitro silase rumput gajah (pennisetum purpureum), dilaksanakan di laboratorium makanan ternak jurusan petemakan fakultas pertanian universitas syiah kuala darussalam banda aceh, penelitian ini berlangsung selama 50 hari yang dilaksanakan mulai pada tanggal 12 januari 2012 s/d 7 maret 2012. penelitian ini bertujuan untuk melihat persentase koefisien cerna bahan kering(kcbk) dan koefisien cerna bahan organik (kcbo) secara in vitro dalam silase rumput gajah dengan cara menggunakan cairan rumen sapi aceh jantan. rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (ral) dengan tiga perlakuan dan enam ulangan, tiga perlakuan yang digunakan adalah ri (silase rumput gajah umur pancn 30 hari), r2 (silasc rumput gajah umur pancn 40 hari) dan, r3 (silase rumput gajah umur panen 50 hari) . parameter yang diukur adalah kcbk dan kcbo secara in vitro. data penelitian yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam (analysis of variance/anova). hasil penelitian menunjukkan bahwa kcbk r2 (63,1 %) cenderung lebih tinggi dari pada rl (55,0%), r3 (60,4%), tetapi pada koefesien cera bahan organik in vitro (kcbo) r2 (34,86%) ebih rendah dari pada ri (41,56%) dan r3 (51,04%) . hasil sidik keragaman tidak menunjukkan perbedaan nyata (p>0,05) terhadap kcbk dan kcbo pada r1, r2, dan r3 kata kunci: silase rumput gajah, cairan rumen sapi aceb, in vitro, kcbk dan kcbo
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KECERNAAN IN VITRO SILASE RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) YANG DIPANEN PADA UMUR BERBEDA. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2012
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN AMPAS TEBU TERHADAP KOMPOSISI PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR SILASE RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) (Agusbudiman, 2024)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG SAGU TERHADAP KUALITAS SILASE PENNISETUM PURPUREUM (Basir, 2024)