Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
CUT MUTIARA ULFA, KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (PB) PADA SEDIMEN DAN KERANG DI PERAIRAN ALUE NAGA, KECAMATAN SYIAH KUALA, KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas FKIP,2024

Logam berat timbal (pb) termasuk dalam kelompok logam berat yang beracun dan berbahaya bagi kehidupan makhluk hidup. logam berat yang terdapat dalam badan perairan akan mengalami proses pengendapan dan terakumulasi dalam sedimen, dan dapat terakumulasi dalam tubuh biota yang ada dalam perairan termasuk kerang. diduga adanya limbah logam berat timbal di kawasan perairan alue naga yang berpotensi mencemari kawasan pengambilan kerang oleh masyarakat alue naga karena adanya kegiatan antropogenik. penelitian ini bertujuan mengidentifikasi spesies kerang dan kandungan logam berat timbal yang terdapat dalam tubuh kerang dan sedimen di perairan alue naga, kecamatan syiah kuala, kota banda aceh. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik pengambilan sampel secara purpossive sampling dan uji kandungan logam dengan metode destruksi basah dengan menggunakan alat atomic absorption spectrophotometry (aas). penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan dianalisis secara deskriptif. hasil yang didapat dari penelitian ini adalah terdapat 6 spesies kerang di perairan alue naga yaitu anadara granosa, polymesoda erosa, perna viridis, anadara antiquata, meretrix meretrix, dan gafrarium pectinatum. kandungan timbal dalam tubuh kerang berkisar antara 0.0176 ppm – 0.0684 ppm sehingga belum melampaui ambang batas yang layak dikonsumsi. kandungan timbal pada sedimen berkisar antara 0.2373 ppm – 0.3086 ppm sehingga belum melampaui ambang batas baku mutu yang telah ditentukan. simpulan dalam penelitan ini adalah terdapat 6 spesies kerang, terdapat kandungan logam berat timbal (pb) pada sedimen dan dalam tubuh kerang di perairan alue naga, kecamatan syiah kuala, kota banda aceh. kata kunci: kerang, sedimen, timbal (pb)



Abstract

The heavy metal lead (Pb) is included in the group of heavy metals that are toxic and dangerous for living creatures. Heavy metals contained in water bodies will undergo a deposition process and accumulate in sediment, and can accumulate in the bodies of biota in the water including shellfish. It is suspected that there is lead heavy metal waste in the Alue Naga waters which has the potential to pollute the shellfish harvesting area by the Alue Naga community due to anthropogenic activities. This research aims to identify shellfish species and the content of the heavy metal lead contained in shellfish bodies and sediments in Alue Naga Waters, Syiah Kuala District, Banda Aceh City. The method used in this research is a survey method with a purposive sampling technique and a metal content test using a wet digestion method using an Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) tool. This research uses a qualitative approach and is analyzed descriptively. The results obtained from this research are that there are 6 species of shellfish in Alue Naga waters, namely Anadara granosa, Polymesoda erosa, Perna viridis, Anadara antiquata, Meretrix meretrix, and Gafrarium pectinatum. The lead content in shellfish bodies ranges from 0.0176 ppm – 0.0684 ppm so it has not exceeded the threshold that is suitable for consumption. The lead content in the sediment ranges from 0.2373 ppm – 0.3086 ppm so it has not exceeded the specified quality standard threshold. The conclusion of this research is that there are 6 species of shellfish, there is a heavy metal content of lead (Pb) in the sediment and in the body of the shellfish in Alue Naga Waters, Syiah Kuala District, Banda Aceh City. Keywords: Shells, Sediment, Lead (Pb)



    SERVICES DESK