Suatu penelitian tentang sistem pemeliharaan ternak kerbau di kecamatan idi rayeuk kabupaten aceh timur telah dilakukan dengan metode survey sejak tanggal 1 november sampai tanggal 1 desember 2005. penelitian ini menetapkan 40 responden dari 5 desa untuk mengisi kuisioner yang telah disediakan. data yang dikumpulkan melalui kuisioner berisikan tentang tata cara pemberian pakan dan minum, tata cara breeding dan reproduksi, sistem perkandangan, jenis penyakit dan cara penanggulangannya, pemilikan ternak, tujuan pemeliharaan dan pemasaran. dari hasil pengamatan diperoleh 87,5 persen peternak memberi pakan dengan cara mengikat pada tempat tertentu serta memberi air minum 2 kali sehari. penampilan breeding dan reproduksi masih rendah yang ditandai dengan dewasa kelamin umur 2,5-3,0 tahun (65%), umur beranak pertama di atas 4 tahun (60%), dan sistem perkawinan yang dilakukan masih alami (100 %), 95 persen kerbau tidak dikandangkan, ternak kerbau yang sakit di obati oleh mantri hewan (82,5%), temak yang diusahakan mawah (punya orang lain) (67,5%), umumnya ternak yang dipelihara digunakan untuk keperluan membantu mengolah lahan pertanian, pemasaran kerbau umumnya dijual kepada agen di pasar hewan atau di tempat ternak kerbau diusahakan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
SISTEM PEMELIHARAAN TERNAK KERBAU DI KECAMATAN IDI RAYEUK KABUPATEN ACEH TIMUR. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2006
Baca Juga : KERAGAMAN REPRODUKSI KERBAU LOKAL BETINA PADA KONDISI PETERNAKAN RAKYAT DI KECAMATAN SEUNAGAN TIMUR KABUPATEN NAGAN RAYA (MUTAWALLI, 2019)
Abstract
Baca Juga : KAJIAN PENERAPAN ASPEK TEKNIS PEMELIHARAAN KERBAU LOKAL DI KECAMATAN KUALA KABUPATEN NAGAN RAYA (HIKMAH ABRAR, 2024)