Hasil akhir dari proses akuntansi adalah penyajian laporan keuangan. dari laporan keuangan tersebut diharapkan dapat memberikan informasi dalani rangka memenuhi kebutuhan internal maupun kebutuhan eksternal. kebutuhan ekstemal yang terpenting antara lain sebagai dasar dalam perhitungan kewajiban pajak perusahaan. entitas bisnis (badan atau orang pribadi yang memilih menggunakan pembukuan) diwajibkan menyampaikan laporan keuangan dalam setiap tahunnya. laporan tersebut berupa: laporan [aba rugi dan neraca untuk dilampirkan dalam surat pemberitahuan (spt) tahunan pajak. iaporan ini dilengkapi dengan daftar penyusutan aktiva tetap (akan lebih baik bila dilengkapi pula dengan koreksi fiskal). lampiran berupa laporan keuangan lengkap merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari spt dan merupakan persyaratan mutlak yang harus dipenuhi oleh wp yang menyelenggarakan pembukuan. begitu pentingnya fungsi laporan keuangan sehingga apabila spt tidak dilampiri oleh laporan keuangan dapat dianggap tidak menyampaikan spt. tulisan ini mengidentifikasi perbedaan antara laporan keuangan fiskal dengan laporan keuangan komersial. dengan tujuan mencari .iawaban. laporan keuangan apakali yang lebih tepat dilampirkan dalam spt pajak?laporan keuangan fiskal atau laporan keuangan komersial? tulisan ini bersifat deskriptif, menggunakan data kualitatif dengan argumentasi-argumentasi filosofis, serta penelusuran atau aturan-aturan dan undang- undang yang berlaku. berdasarkan temuan-temuan penulis. yang lebih tepat dilampirkan dalam penyampaian spt adalah laporan keuangan komersial, bukan laporan keungan fiskal.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISA PERBANDINGAN LAPORAN KEUANGAN FISKAL DENGAN LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL TERHADAP PENYAMPAIAN SURAT PEMBERITAHUAN (SPT) PAJAK (SUATU TINJAUAN TEORITIS). Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2006
Baca Juga : MEKANISME REKONSILIASI FISKAL TERHADAP BIAYA – BIAYA PADA LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL DI PT. ELHANIEF GROUP (Sabda Muslim, 2017)