Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Aiya Maghfirah, POTENSIAL KOROSI PADA BETON BUSA BERTULANG (REINFORCED FOAMED CONCRETE). Banda Aceh Fakultas Teknik,2011

Penelitian ini bertujuan untuk melihat nilai potensial korosi tulangan pada beton busa pozzolan dan beton normal pada katagori initial stage. benda uji yang digunakan untuk uji potensial korosi adalah balok ukuran i0 cm x 10 cm x 50 cm dan untuk uji kuat tekan adalah silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. untuk mendapatkan mutu beton yang sama, faktor air semen (fas) yang digunakan adalah 0,4 untuk beton busa pozzolan dan 0,55 untuk beton normal. variabel utama pada penelitian ini meliputi selimut beton yaitu, 3 cm dan 6 cm, serta variasi perlakuan perawatan yaitu direndam di air laut dan air tawar, kondisi kering serta kondisi basah kering air laut. abu pozzolan alami sebagai bahan pengganti semen pada beton busa berasal dari desa beurandeh, aceh besar yang telah dibersihkan dan diayak hingga lolos saringan 0,075. hasil penelitian kuat tekan menunjukkan bahwa mutu beton busa masuk dalam kelas yang direncanakan yaitu kelas beton ringan struktur (structural lightweight concretes). pada umur 28 hari, kuat tekan beton busa pozzolan dan beton normal adalah masing-masing 222.694 kg/cm dan 281.198 kg/cm. selama pengukuran berlangsung, tidak dijumpai nilai potensial korosi dengan perbedaan yang signifikan antara selimut beton 3 dan 6 cm di setiap perlakuan. hal ini mungkin disebabkan karena umur pemantauan pada beton masih dalam katagori initial stage, sehingga perbedaan selimut beton belum memberikan pengaruh terhadap nilai potensial. nilai potensial korosi tulangan pada beton busa pozzolan memperlihatkan bahwa level resiko korosi berada pada level korosi rendah pada kondisi kering, level sedang pada kondisi rendaman air tawar dan kondisi basah kering air laut, dan level tinggi untuk rendaman air laut. untuk nilai potensial korosi tulangan pada beton normal memperlihatkan bahwa level resiko korosi berada pada level korosi rendah pada kondisi kering, level sedang pada kondisi rendaman air tawar dan kondisi basah kering air laut, dan level sangat tinggi untuk rendaman air jaut.



Abstract

Baca Juga : FOAM CONCRETE SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI MATERIAL LAPIS PERKERASAN JALAN (MANZILINA SALSABILA KHALIDIYA, 2023)



    SERVICES DESK