Bukti bencana pada masa lalu dapat digunakan untuk mendukung upaya pengurangan risiko bencana. rekaman bencana pada masa lalu banyak didapatkan di lapangan bedasarkan dari penelitian-penelitian geologi yang terkait dengan kebencanaan, misalnya sedimen tsunami purba gua ek leuntie. proses edukasi terhadap bukti tersebut tidak dapat dilakukan langsung di lapangan. oleh karena itu diperlukan sebuah upaya agar bukti bencana masa lalu tersebut dapat dihadirkan ketengah-tengah masyarakat, misalnya melalui pembuatan replika. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan replika sedimen tsunami gua ek leuntie dan mengevaluasi desain dan penggunaannya sebagai alat pembelajaran tentang bencana tsunami. pembuatan replika sedimen tsunami gua ek lentie dilakukan dengan teknik modeling menggunakan bahan utama pasir pantai. replika ditempatkan di museum tsunami untuk dinilai desain dan penggunaannya oleh seniman, staf museum dan pengunjung. data dikumpulkan dengan teknik observasi dan wawancara semi-terstruktur kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. hasil didapatkan adalah sebuah replika yang mampu merepresentasikan model aslinya, kecuali pada warna dan ukurannya. analisis terhadap desain dan penggunaannya oleh staf museum dan terhadap pengunjung menunjukkan bahwa replika dapat digunakan menjadi media pembelajaran tsunami. kata kunci: pendidikan kebencanaan, replika, media pembelajaran
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
STUDI PEMBUATAN DAN PENGGUNAAN REPLIKA SEDIMEN TSUNAMI PURBA UNTUK PEMBELAJARAN TSUNAMI. Banda Aceh Fakultas Pasca Sarjana,2024
Baca Juga : IDENTIFIKASI SEDIMEN TSUNAMI DI DESA SENGKO MEULAT KECAMATAN LHONG KABUPATEN ACEH BESAR (Aunasatul Fuazi, 2022)
Abstract
Evidence of past disasters can be used to support disaster risk reduction efforts. Many records of past disasters are obtained in the field based on geological studies related to disasters, for example the ancient tsunami sediments of the Ek Leuntie Cave. The education process for this evidence cannot be carried out directly in the field. Therefore, an effort is needed so that evidence of past disasters can be presented to the community, for example through making replicas. This study aims to describe the process of making a replica of the Ek Leuntie Cave tsunami sediment and evaluate its design and use as a learning tool about tsunami disasters. Making a replica of the tsunami sediment of the Ek Leuntie Cave was carried out using a modeling technique using beach sand as the main material. The replica was placed in the Tsunami Museum for design and use by artists, museum staff and visitors to assess. Data were collected by using observation and semi-structured interview techniques and then analyzed descriptively and qualitatively. The result obtained is a replica that is able to represent the original model, except for the color and size. Analysis of the design and use by museum staff and visitors shows that replicas can be used as tsunami learning media. Keywords: Disaster Education, Replica, Learning Media
Baca Juga : ANALISIS DATA RESISTIVITAS DAN POLARISASI TERINDUKSI 2D DI DAERAH TERIMBAS TSUNAMI 2004 (Nadiya Fazillah, 2019)