Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Mariani AB, PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT FISIKA TANAH SALINRNDENGAN PEMBERIAN BERBAGAI BAHAN ORGANIK. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2005

Mariani ab, perubahan beberapa sifat fisika tanah salin dengan pemberian berbagai bahan organik. dibawah bimbingan. syamaun a. ali, sebagai pembimbing utama dan manfarizah selaku pembimbing anggota. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan beberapa sifat fisika tanah satin dengan pemberian berbagai jenis bahan organik. penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan fakultas pertanian universitas syiah kuala darussalam banda aceh yang berlangsung sejak bulan april sampai dengan bulan september 2004. tanah yg digunaken adalah tanah salin yang berasal dari desa tibang kecamatan syiah kuala banda aceh. penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan dengan menggunakan polybag selanjutnya analisis dilakukan di laboratorium fisika tanah. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) pola faktorial dengan 2 faktor yang diteliti yaitu : (i) jenis bahan organik ( jerami padi,serbuk gergaji,daun gamal) dan (2) dosis bahan organik ( 10 ton ha1',20 ton ha1',30 ton ha'. dengan demikian diperoleh 9 kombinasi perlakaan yang masing-masing diulang 3 kali sehingga keseluruhannya terdapat 27 pot percobaan. parameter yang diemati dalam penelitian ini adalah perubahan beberapa sifat fisika tanah salin meliputi:permeabilitas tanah,bobot isi tanah,indeks stabilitas agregat,dan porositas tanah. hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bahan organik berpengaruh nyata terhadap permeabilitas tanah.porositas tanah.indeks stabilitas agregat tetapi tidak bepengaruh nyata terhadap bobot isi tanah. jenis bahan yang terbaik dijumpai pada jenis bahan organik daun gamal. sedangkan dosis bahan organik berpengaruh nyata terhadap permeabilitas tanah.porositas tanah dan indeks stabilitas agregat tanah tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap bobot isi tanah. dosis terbaik dijumpai pada dosis d (20 ton ha1'). kombinasi perlakuan terbaik dijumpai pada daun gamal dengan dosis 20 ton ha1(b,3d2).



Abstract



    SERVICES DESK