Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan high performance additive (hpa) jenis sikacrete-w terhadap kuat tarik belah beton dengan faktor air semen (fas) 0,40 pada pengecoran di dalam air tanpa pemadatan. ada 3 variasi penambahan hpa (5%, 10%,dan 15% dari berat semen) serta tanpa hpa (0%) untuk pengecoran di dalam air tanpa pemadatan. dilakukan juga pengecoran tidak di dalam air tanpa hpa dengan pemadatan dan tanpa pemadatan normal sebagai perbandingan. benda uji untuk kuat tarik belah berbentuk silinder standar diameter 15 cm dan tinggi 30 cm keseluruhan berjumlah 60 buah serta diuji pada umur 7 hari dan 28 hari. hasil penelitian menunjukkan kuat tekan beton rata-rata pada umur 7 hari dengan penggunaan hpa 5%, 10%, 15% dan tanpa hpa 0% dibandingkan terhadap beton normal dengan pemadatan diperoleh sebesar 44,55%, 59,41 %, 65,35% dan 35, 15%. kuat tarik belab beton, selanjutnya dibandingkan terhadap beton normal tanpa pemadatan diperoleh sebesar 58,82%, 78,43%, 86,27% dan 46,40% serta kuat tarik belah rata-rata pada umur 28 hari dengan penggunaan hpa 5%, 10%, 15% dan tanpa hpa 0% dibandingkan terhadap beton normal dengan pemadatan diperoleh sebesar 53,13%, 82,81%, 97,66% dan 31,25% selanjutnya dibandingkan terhadap beton normal tanpa pemadatan diperoleh sebesar 59,54%, 81,50%, 89,60% dan 45,09%. hasil analisis varian menunjukkan babwa ada pengaruh penggunaan hp a pada pengecoran di dalam air terhadap kuat tarik belah beton.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENGGUNAAN HIGH PERFORMANCE ADDITIVE PADA PENGECORAN DI DALAM AIR TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON. Banda Aceh Fakultas Teknik,2011
Baca Juga : PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES SEBAGAI BAHAN PEREAKSI SEMEN TERHADAP KUAT TARIK BELAH DAN KUAT TARIK LENTUR BETON MUTU TINGGI (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAS 0,3) (Muhammad Al Ghiefari, 2018)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH SUBSTITUSI AGREGAT KASAR DENGAN PECAHAN KERAMIK TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN NILAI FAS 0,4 (Sarah Keumala Galih, 2016)