Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh penggunaan serat tulang bulu ayam terhadap kuat tarik lentur beton dengan menggunakan 3 variasi persentase serat dan 3 variasi diameter agregat maksimum. faktor air semen yang digunakan adalah 0,40, persentase serat yaitu 0,2%; 0,4%; dan 0,6% dengan ukuran diameter agregat maksimum yaitu 19,1 mm; 25,4 mm; dan 31,5 mm. jumlah benda uji bajok adalah 72 buah, dimana 3 buah benda uji balok untuk setiap perlakuan, ukuran diameter agregat maksimum, dan persentase serat tulang bulu ayam serta 3 buah benda uji sebagai pengontrol (beton normal). benda uji yang telah siap dilakukan pengecoran dimasukkan ke dalam bak perendaman air biasa sampai umur pengujian 7 hari dan 28 hari. hasil penelitian ini menujukkan bahwa beton dengan persentase serat 0,6% dan menggunakan agregat maksimum diameter 19,1 mm mengalami penurunan kuat tarik lentur paling besar 31 % pada umur pengujian 7 dan 28 hari. penurunan kuat tarik lentur terendah terdapat pada beton yang menggunakan agregat maksimum diameter 19,1 mm dengan persentase serat 0,2% dan 0,6% masing-masing sebesar 1 % dan 4% pada umur pengujian 28 hari. hasil pengujian dan analisis varian menunjukkan semakin besar persentase serat dan diameter agregat maksimum yang digunakan semakin menurun kuat tarik lentur beton, dimana interaksi antara penggunaan serat tulang bulu ayam dan diameter agregat maksimum tidak berpengaruh terhadap kuat tarik lentur beton normal.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT TULANG BULU AYAM TERHADAP KUAT TARIK LENTUR BETON. Banda Aceh Fakultas Teknik,2010
Baca Juga : PENGARUH PENAMBAHAN JERAMI PADI TERHADAP KUAT LENTUR BETON (HERWIA WAHYUNA, 2024)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS KUAT TARIK LENTUR BETON MUTU ULTRA TINGGI MENGGUNAKAN FLY ASH BATUBARA SEBAGAI ADITIF DAN BIJIH BESI SEBAGAI FILLER YANG DITAMBAHKAN SERAT KAWAT BENDRAT (FARAH KHALDA HIDAYAT, 2020)