Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Irhamna, RANCANG BANGUN SISTEM IRIGASL TETES SEDERHANA UNTUK TANAMAN SAYURAN SEMUSIM DI LAHAN KERING. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2013

Irigasi tetes adalah metode irigasi yang menghemat air dan pupuk dengan membiarkan air menetes pelan-pelan ke akar tanaman, baik melalui permukaan tanah atau langsung ke akar, melalui jaringan katup, pipa dan emitter. penggunaan air dengan menggunahan sistem irigasi tetes pada tanaman budidaya dapat meringkatkan efisiensi penggunaan air. tanaman sayuran semusim adalah tananan sumber vitamin, garam mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa daun, bunga, buah dan umbinya, yang berumur kurang dari satu tahun. irigasi tetes sederhana sudah diterapkan oleh banyak petani di indonesia tetapi belum ada dilakukan analisis terhadap aplikasi irigasi tetes sederhana tersebut, sehingga perlu dilakukan analisis lebih lanjut penggunaan irigasi tetes sederhana agar dapat mengetahui efektivitas dari irigasi tetes sederhana ini. penelitian ini bertujuan membuat dan- menguji irigasi tetes sederhaha untuk tanaman sawi, untuk menganalisis irigasi tetes dengan memakai 3 jenis dripper yaitu filter rokok, kapas dan busa matras, serta untuk mengamati manfaat penggunaan dari irigasi tetes sederhana. penelitian ini dilakukan di lahan datar desa aneuk batee kecamatan sukamakmur kabxpaten aceh besar dan di laboratorium fisika talah jurusan budidaya pertanian ilmu tanah universitas syiah kuala. penelitian ini dilaksanakan pada bulan agustus sampal dengan oktober 2012. penelitian ini menggunakan rancangan petak terpisah (split plot design). terdapat 6 perlakuan dengan 3 ulangan sehingga diperoleh i8 unit satuan percobaan. hasil dari penelitian ini menunjukkan sifat fisika tanah pada analisis kelas tektur terdiri dari pasir 23%, liat 52% dan debu 25% yang menunjukkan tanah tersebut bertekstur liat (kelas tekstur a). berdasarkan analisis struktur tanah menunjukkan bahwa struktur tanah perismatik (pada horison 8). nilai bobot isi sampel tanah sebelum penelitian berturut-turut 1.34 gr/cm3 dan 1.28 gr/cm3. hasil analisis pada porositas sampel tanah sebelum penelitian dan setelah penelitian berturut-turut adalah 45% dan 49%. berdasarkan hasil analisis permeabilitas pada sampel tanah sebelum penelitian dan setelah penelitian berturut-turut adalah 0.38 cm.jam-1 dan 1.09 cm jam-1. berdasarkan hasil analisa data diperoleh debit terbesar pada perlakuan s2 i1 yaitu 1.23 1/jam dan terendah s213 yaitu 0.77 i/jam. dari hasil analisa untuk koefesien keseragaman terbesar diperoleh pada perlakuan si12 yaitu 90.01% dan yang terendah pada perlakuan s1i1 yaitu 79.21%. sedangkan untuk nilai lebar pembasahan terbesar diperoleh pada perlakuan s2i1 yaitu 0.0133 ini dan terendah pada perlakuan s213 yaitu 0.0121 in. hasil uji f pada analisis sidik ragam menunjukkan bahwa setiap perlakuan yang diberikan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap nilai debit namun berbeda nyata pada nilai koefesien keseraganan.



Abstract



    SERVICES DESK