Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan menguji secara empiris mengenal pelimpahan wewenang dan komitmen organisasi dalam hubungan antara partisipasi penyusunan anggaran dan kinerja manajerial pada badan usaha milik negara (bumn) di kota banda aceh. penelitian ini mempunyai tiga variabel bebas dan satu variabel terikat. variabel bebas yaitu partisipasi penyusunan anggaran, pelimpahan wewenang dan komitmen organisasi, sedangkan variabel terikat yaitu kineria manajerial. pengambilan sample berdasarkan purposive samplig, sedangkan kriteria sample yang dipilih adalah middle manager pada badan usaha milik negara (bumn) di kota banda aceh. berdasarkan hasil pengolahan data untuk hipotesa (i) diketahui bahwa partisipasi penyusunan anggaran dengan thitung sebesar 2,743, pelimpahan wewenang dengan thitung sebesar 3,245 dan interaksi antara partisipasi penyusunan anggaran dan pelimpahan wewenang dengan thitung sebesar 3274, sedangkan ttabel sebesar 2,0452. fhitung = 46.611 dan ftabel = ,9752.hipotesa (1) menunjukkan bahwa thitung > ttabel dan fhitung > ftabe| maka secara parsial dan simultan faktor- faktor partisipasi penyusunan anggaran, pelimpahan wewenang dan interaksi antara partisipasi penyusunan anggaran , pelimpahan wewenang dan interaksi antara partisipasi penyusunan anggaran dan pelimpahan dan wewenang dan interaksi antara partisipasi penyusunan anggaran dan pelimpahan wewenang mempengaruhi kinerja manajerial. menerima hal serta menolak hol. koefisien determinasi (r2) sebesar 0,794, sedangkan dapat diketahui kinerja manajerial (y) dapat dijelaskan oleh variasi variabel partisipasi penyusunan anggaran, pelimpahan wewenang dan interaksi antara partisipasi penyusunan anggaran dan pelimpahan wewenang sebesar 79,4%, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian ini. sedangkan untuk hipotesa (2) partisipasi penyusunan anggaran dengan thitung sebesar 3,401, komitmen organisasi dengan thitung sebesar 4,974 dan interaksi antara partisipasi penyusunan anggaran dan komitmen organisasi dengan thitung sebesar 2,861, sedangkan tabe|. sebesar 2,0452. fhitung = 46,002 dan ftabei = 2,9752. hipotesa (2) menunjukkan bahwa thitung > ttabe| dan fhitung > ftabei maka secara parsial dan simultan faktor-faktor partisipasi penyusunan anggaran, komitmen organisasi dan dan interaksi antara partisipasi penyusunan anggaran dan komitmen organisasi mempengaruhi kinerja manajerial menerima ha2 serta menolak ho2. koefisien determinisasi (r2) sebesar 0,842, sehingga dapat diketahui kinerja manajerial sebagai variabel dependen (y) dapat dijelaskan oleh variasi variabel partisipasi penyusunan anggaran, komitmen organisasi dan interaksi antara partisipasi penyusunan anggaran dan komitmen organisasi sebesar 84,2%, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian ini . berdasarkan hasil analisis di atas dapat diketahui bahwa dari ke tiga variabel yang diteliti, ternyata interaksi antara partisipasi penyusunan anggaran dan pelimpahan wewenang (x1x2) yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap kineria manajerial para manajer pada bumn di kota banda aceh yaitu sebesar 0,916, disusul pelimpahan wewenang (x21) sebesar 0,871, interaksi antara partisipasi penyusunan anggaran dan komitmen organisasi (x|x3) sebesar 0,822, komitmen organisasi (x3) sebesar 0,813, sedangkan partisipasi penyusunan anggaran ( xi ) mempunyai nilai koefisien yang terkecil yaitu sebesar 0,778.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PELIMPAHAN WEWENANG DAN KOMITMEN ORGANISASI DALAM HUBUNGAN ANTARA PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN DAN KINERJA MANAJERIAL (STUDI EMPIRIS PADA BUMN DI KOTA BANDA ACEH). Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2006
Baca Juga : PENGARUH STRUKTUR DAN KULTUR ORGANLSASL TERHADAP HUBUNGAN ANTARA ANGGARAN PARTISIPATIF DENGAN KINERJA MANAJERIAL (STUDI EMPIRIS PADA BUMN DI BANDA ACEH) (Ridho Ramadhana, 2024)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PARTISIPASI DALAM PENYUSUNAN ANGGARAN, KOMITMEN ORGANISASI, DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA SKPA (STUDI PADA PEMERINTAH ACEH) (RITA NARULIA, 2017)